Seorang perempuan di China bernama belakang Yang mengalami kerusakan otot parah hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Nasib nahas itu dialami Yang setelah dihukum squat sebanyak 200 kali oleh atasannya lantaran gagal memenuhi target kerja.
Dilansir dari detikHealth, kejadian berawal saat Yang baru saja pindah ke Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang. Di sana, Yang memulai pekerjaan pertamanya sebagai konsultan keuangan di sebuah perusahaan penyedia pinjaman.
Pekerjaan tersebut sejatinya adalah posisi telesales. Manajer tim tempatnya bekerja menetapkan kuota harian yang cukup berat bagi setiap karyawan. Mulai dari melakukan 200 panggilan telepon, mengundang satu klien, hingga mendapatkan setidaknya satu persetujuan kerja sama setiap hari.
Pada akhir Juli 2026, Yang gagal mencapai kuota harian tersebut. Atasannya memberi dua pilihan hukuman, yakni membayar denda 50 yuan (sekitar Rp 110 ribu) per tugas yang tidak selesai, atau melakukan 100 kali squat.
Yang tidak memiliki uang cukup dan takut dipecat dari pekerjaan pertamanya. Walhasil, ia akhirnya memilih menjalani hukuman fisik berupa 200 kali squat.
Berdasarkan rekaman video, Yang terlihat tidak mampu berdiri tegak dan berjalan sempoyongan seusai menyelesaikan squat terakhirnya. Ia dikabarkan merasakan nyeri luar biasa pada kedua kakinya.
Simak Video "Video Kemen PU Minta Maaf soal Viral Surat Bupati Sigi, Pastikan Sudah Diarsipkan"
(iws/iws)