Sebuah gudang ludes terbakar di Jalan Sudirman Nomor 81, Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, pagi tadi. Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas saat aktivitas memasak di lokasi. Total kerugian materiel akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp 200 juta.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Menurutnya, api semakin membesar setelah menyambar perlengkapan banten di dalam bangunan.
"Menurut keterangan saksi, api berasal dari tabung gas yang diduga bocor saat digunakan memasak. Kobaran api kemudian menyambar alat-alat banten sehingga api semakin besar dan menghanguskan bangunan gudang," kata Yohana, Jumat (31/7/2026).
Pemilik gudang bernama Kadek Agus Mardana (42) merupakan seorang guru yang tinggal di lokasi tersebut. Berdasarkan keterangan saksi, seorang pekerja awalnya memasak menggunakan kompor gas sekitar pukul 08.00 Wita.
Sekitar satu jam kemudian, tabung gas tiba-tiba bocor. Api pun berkobar. Para pekerja sempat berupaya memadamkan si jago merah dengan air maupun menutup tabung menggunakan handuk basah.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api justru semakin membesar hingga seluruh pekerja bergegas menyelamatkan diri sambil meminta pertolongan warga.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, terdiri dari dua unit Damkar Buleleng, dua unit Damkar Seririt, dan satu unit Damkar Celukan Bawang. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.15 Wita.
Yohana memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Korban jiwa nihil. Kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp 200 juta," ujarnya.
Polisi telah mendatangi lokasi, memasang garis polisi, meminta keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan PLN untuk penanganan di lokasi. Meski demikian, pemilik gudang memilih tidak membuat laporan polisi.
"Korban tidak ingin melaporkan kejadian tersebut dan mengikhlaskan peristiwa ini sebagai musibah dengan membuat surat pernyataan," pungkasnya.
Simak Video "CTARSA Gebrag Korban Kebakaran Kemayoran"
(iws/iws)