Permohonan Maaf Perbekel di Tabanan soal Maling Ayam Tewas Dikeroyok

Agus Eka - detikBali
Jumat, 31 Jul 2026 13:05 WIB
Koordinasi Forkopimcam di Kantor Camat Baturiti, Tabanan, Bali, Jumat (31/7/2026)(Foto: Krisna Pradipta/detikBali)
Tabanan -

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Baturiti menggelar rapat koordinasi untuk membahas keamanan, ketertiban, masyarakat (Kamtibmas). Pertemuan yang dihadiri perbekel atau kepala desa se-Kecamatan Baturiti itu juga membahas insiden pengeroyokan maling ayam Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya.

Perbekel Desa Batunya, I Made Riasa, mengungkapkan permohonan maaf secara terbuka terkait insiden berdarah yang terjadi di wilayah yang dipimpinnya. Ia berencana untuk melakukan mediasi langsung dengan tokoh serta warga Desa Sidatapa, Buleleng, yang merupakan kampung halaman KD - pelaku pencurian yang tewas dikeroyok warga.

"Saya selaku Perbekel yang terdampak memohon maaf sebesar-besarnya kepada saudara saya yang di utara (Desa Sidatapa) atas kejadian ini. Kami dari teman-teman perbekel berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara damai. Namun, kami menegaskan akan tetap mengikuti dan menghormati prosedur hukum yang berlaku," imbuhnya.

Riasa menuturkan jajaran Forkopimcam dan seluruh perbekel di Baturiti sepakat untuk menjaga kamtimbas di wilayah masing-masing. Menurutnya, para perbekel di Baturiti akan mengaktifkan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

"Kami semua sepakat untuk masing-masing desa atau banjar memberikan edukasi dan penjelasan kepada warga agar senantiasa berjaga demi kenyamanan bersama. Kami juga mendorong pengaktifan kembali Siskamling untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan," ujar Riasa.



Simak Video "Video Kades di Lumajang Dikeroyok-Dibacok OTK, Polisi Buru Pelaku"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork