Genjot Latihan, Desak Made Rita Ingin Tetap Jadi Ratu Speed Dunia

Rizki Setyo Samudero - detikBali
Jumat, 24 Jul 2026 10:16 WIB
Foto: Desa Made Rita Kusuma Dewi ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Jumat (24/7/2026). Rizki Setyo/detikBali
Denpasar -

Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, ingin mempertahankan peringkat satu dunia panjat tebing kategori speed putri. Keinginan tersebut dilakukan dengan latihan yang lebih intens lagi.

"Lebih ke meningkatkan kapasitas dalam memanjat, meningkatkan catatan waktu. Catatan waktu saya di kompetisi 6,07 detik, kalau bisa lebih di bawah lagi 6,07 detik," kata Desak ditemui di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Atlet asal Buleleng itu menjelaskan untuk menjadi peringkat nomor satu harus sering mengikuti kompetisi di seri kejuaraan tingkat asia dan dunia.

"Mungkin saya akan fokus ke Asian Games dulu. Setelah Asian Games mungkin kalau ada lagi seri World Cup yang saya lihat masih ada di Amerika dan China," jelasnya.

Ia melihat persaingan di kategori speed putri cukup ketat. Semua atlet di setiap negara memiliki potensi yang sama untuk bersaing di peringkat satu dilihat dari riwayat catatan waktu saat kompetisi.

"Semuanya sudah bisa di catatan 6,5 detik ke bawah. Jadi sekarang lebih ke keyakinan pada diri sendiri. Bagaimana fokus pada diri sendiri 'saya yakin saya bisa'," ungkap dia.

Desak juga berpesan kepada atlet-atlet muda di Bali agar terus kerja keras dalam berlatih. Hal itu juga diiringi dengan fasilitas dinding yang bertaraf internasional. Sebab menurut dia, latihan dengan dinding yang bertaraf internasional terasa berbeda.

"Iya saya berharap sih di Bali cepat dibangun wall bertaraf internasional dan itu bisa menambah semangat atlet-atlet muda sih untuk berlatih," tandas dia.

Koster Kaget Desak Rita Jadi Peringkat 1 Dunia

Gubernur Bali Wayan Koster mengaku kaget baru mengetahui kabar bahwa Desak Made Rita menduduki peringkat satu dunia kategori speed. Hal itu ia sampaikan saat ia mengundang Desak dan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali di Rumah Jabatan, Jayasabha, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

"Jadi saya sangat bangga dan sebelumnya memang saya kaget karena saya tahunya itu dari media, tidak pernah mendapat laporan langsung dari jajaran," kata Koster dalam video yang diterima detikBali.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Desak atas prestasi yang diraihnya. Koster berharap Desak terus berlatih dengan keras dan memacu dirinya agar dapat membanggakan Indonesia dan Bali.

"Saya sangat mengapresiasi dan terima kasih kepada Desak yang telah mencapai prestasi terbaik dalam kegiatan olahraga panjat tebing pada tingkat dunia, sehingga semakin mengharumkan nama Bali di bidang olahraga," ungkap Koster.



Simak Video "Video: Bali Jadi Tuan Rumah IFSC Climbing World Cup 2025"

(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork