Polisi berupaya mengungkap identitas mayat yang ditemukan membusuk di Hutan Sanghyang, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Minggu (28/6/2026). Penelusuran identitas mayat itu dilakukan Kepolisian Resor (Polres) Polres Tabanan sambil menunggu hasil autopsi.
"Sementara ini hasil autopsi belum keluar," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tabanan, AKP Made Teddy Satria Permana, saat dikonfirmasi Senin (29/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi mendapatkan informasi ada warga yang sempat melihat seorang pria dengan ciri-ciri pakaian hampir sama dengan yang dikenakan jenazah. Warga melihat pria itu saat Umanis Galungan atau Kamis (18/6/2026).
Muncul pula dugaan jenazah tersebut merupakan pendaki Gunung Sanghyang. Namun, polisi masih mendalami titik awal yang bersangkutan memulai pendakian serta caranya mencapai lokasi tersebut, termasuk kendaraan yang digunakan untuk sampai ke Desa Jatiluwih.
Selain melakukan penelusuran lapangan, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan seluruh pemilik penginapan atau homestay di sekitar Desa Jatiluwih. Namun, belum ada satu pun akomodasi yang melaporkan kehilangan tamu atau orang yang menginap di tempat mereka.
Teddy mengungkapkan polisi mengalami sejumlah kendala dalam mengungkap identitas mayat itu. Bahkan, pelacakan melalui metode pemindaian sidik jari menemui jalan buntu karena kondisi jenazah korban sudah mengalami pembusukan.
"Kami juga sudah mencoba memeriksa identitas melalui sidik jari, tetapi tidak membuahkan hasil," ujar Teddy.
Menurut Teddy, kegagalan identifikasi sidik jari tersebut disebabkan oleh kondisi ujung jari jenazah yang sudah hancur. Meski begitu, muncul dugaan awal jenazah itu merupakan warga negara asing (WNA), walaupun pihak kepolisian masih enggan memberikan kesimpulan final. "Masih spekulasi," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, Warga Banjar Dinas Gunung Sari Umakayu, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, digegerkan dengan penemuan sosok mayat tanpa identitas di Hutan Sanghyang, Minggu (28/6/2026) pagi. Kondisi jenazah sudah membusuk dan bagian kepala hanya tinggal tengkorak.
(hsa/hsa)