Ada sederet peristiwa terpopuler selama sepekan terakhir di Bali. Salah satunya, keributan yang melibatkan warga lokal dengan warga negara asing (WNA) di depan restoran Gigi Susu, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung.
Kemudian, ada tradisi unik di Desa Penglipuran, Bangli. Masyarakat setempat tidak memasang penjor sebagaimana tradisi menjelang Hari Raya Galungan. Musababnya, ada warga yang meninggal dunia.
Tiga orang pengunjung sebuah pasar rakyat atau pasar malam di Jembrana luka-luka setelah terempas dari wahana jet coaster. Diduga, wahana itu kelebihan muatan.
Masih di Jembrana, sejumlah warga diserang anjing rabies di sebuah hajatan. Mirisnya dua korban masih balita. Setelah menggigit, anjing itu ditemukan mati.
Berikut rangkuman berita terpopuler selama sepekan terakhir dalam rubrik Bali Sepekan di detikBali.
Keributan WNA di Gigi Susu Canggu
Jagat media sosial Instagram dihebohkan oleh rekaman video viral yang memperlihatkan keributan di depan restoran Gigi Susu, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali. Kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan di lokasi kejadian guna mengungkap kronologi lengkap bentrokan tersebut.
"Anggota kami sudah mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait video keributan yang viral itu," kata Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Sukadana, Selasa (16/6/2026) malam.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 15.35 Wita saat seorang sopir taksi sedang melintas di Jalan Pantai Batu Bolong dari arah selatan ke utara. Di tengah jalan, pengemudi taksi tersebut mendadak diludahi oleh salah satu dari tiga warga negara asing (WNA) yang sedang mengendarai dua motor matik besar.
Baca juga: Viral Bule Baku Hantam di Gigi Susu Canggu |
"Sopir taksi ini nggak terima perlakuan bule itu sehingga dikejar itu, lalu menyalip motor para bule. Mereka berhenti lah di depan Gigi Susu," ujar Sukadana.
Situasi langsung memanas ketika seorang WNA berbaju putih turun dari motornya dan langsung memukul kaca bagian belakang mobil taksi tersebut. Sopir taksi yang merespons aksi itu kemudian turun dari kendaraannya hingga terlibat adu mulut yang sengit dengan sang bule.
Ketegangan sempat mereda pada pukul 15.37 Wita ketika kelompok WNA tersebut berencana menyalakan motor dan pergi meninggalkan lokasi ke arah utara. Namun saat mereka melintas, sopir taksi tiba-tiba melayangkan pukulan ke arah salah satu WNA berbaju hitam yang sedang berboncengan.
"Karena tidak terima dipukul, kelompok WNA ini menghentikan motornya lalu terjadi aksi saling serang yang memicu keributan besar," jelas Sukadana.
Melihat baku hantam tersebut, sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dan ojek pangkalan (opang) yang berada di sekitar lokasi langsung ikut merapat ke tempat kejadian perkara. Kehadiran para pengemudi ojek ini membuat keributan semakin meluas dan melibatkan lebih banyak orang.
"Petugas keamanan dari pihak Gigi Susu atas nama Kanis, Donis, dan Kris langsung turun tangan melerai perkelahian massal tersebut," ungkap Sukadana.
Simak Video "Video: Viral! WNA Jadi Korban Jambret di Bundaran HI, Polisi Buru Pelaku"
(hsa/hsa)