detikBali

Doa, Yasinan hingga Puasa, Ini Amalan yang Dianjurkan pada Malam 1 Muharram

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Doa, Yasinan hingga Puasa, Ini Amalan yang Dianjurkan pada Malam 1 Muharram


Arga Fahreza - detikBali

Ilustrasi wanita sedang berdoa di bulan Muharram.
Ilustrasi bulan Muharram. Foto: Gemini AI
Denpasar -

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang istimewa dalam Islam. Bulan ini menyimpan banyak keutamaan dan makna mendalam. Pada malam pergantian tahun Hijriah, banyak umat Muslim melaksanakan berbagai amalan malam 1 Muharram untuk meraih kebaikan.

Berdasarkan pengumuman resmi Kementerian Agama RI, 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian, malam 1 Muharram terjadi pada 15 Juni 2026. Hal ini karena pergantian tahun dalam kalender Islam dimulai sejak masuknya waktu Maghrib.

Lalu, apa saja amalan yang bisa dikerjakan pada malam 1 Muharram tersebut? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan lengkapnya!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun

Menjelang pergantian tahun Hijriah, amalan pertama yang dapat dilakukan adalah dengan membaca doa akhir tahun sebanyak 3 kali setelah ashar. Selanjutnya, membaca doa awal tahun sebanyak 3 kali.

ADVERTISEMENT

Doa akhir tahun berisi tentang ampunan terhadap kesalahan dan dosa yang dilakukan selama satu tahun sebelumnya. Sedangkan doa awal tahun berisi tentang pengharapan dan kebaikan di tahun yang akan datang.

Membaca Surat Yasin 3 Kali

Di Indonesia, masyarakat Muslim kerap membaca Surat Yasin pada malam pergantian tahun Hijriah. Pembacaan Surat Yasin ini biasanya dilakukan secara berjamaah setelah salat Maghrib.

Surat Yasin akan dibaca sebanyak 3 kali dengan masing-masing memiliki tujuan berbeda:

• Bacaan pertama: untuk memohon panjang umur dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah.
• Bacaan kedua: agar rezeki yang diterima bersifat halal serta menolak bala (musibah).
• Bacaan ketiga: supaya tetap memegang iman dan Islam sepanjang hidup.

Bersalawat dan Berdzikir

Salah satu bacaan yang dianjurkan untuk dibaca sesering mungkin adalah salawat dan dzikir. Dengan bersalawat dan dzikir, hati akan menjadi lebih tenang mendapatkan kesempatan diberi syafaat oleh Nabi Muhammad saw.

Salat Sunnah

Salat wajib dilakukan sebanyak 5 kali dalam sehari. Selain itu, umat Muslim juga dianjurkan mengerjakan salat sunnah. Pada malam 1 Muharram, ada beberapa jenis salat sunnah yang bisa dikerjakan, yaitu salat qiyamul lail dan salat tahajud. Salat sunnah yang dilakukan di malam hari ini bertujuan untuk mengabulkan hajat atau keinginan yang dipanjatkan kepada Allah.

Bersedekah

Kegiatan bersedekah atau memberikan sebagian harta yang kita miliki kepada orang lain tidak terbatas waktu. Momen tahun baru Islam ini sangat tepat untuk kita berbagi kepada mereka yang tidak mampu. Tujuannya adalah harta yang kita miliki senantiasa dalam keberkahan.

Bersilaturahmi

Sukacita perayaan tahun baru Hijriah adalah momentum yang baik untuk menghangatkan kembali tali silaturahmi dengan keluarga dan kerabat.

Mempersiapkan Puasa Sunnah

Meski puasa dilakukan pada siang hari, ada baiknya untuk mempersiapkan diri dengan makan sahur agar lebih kuat menjalani puasa. Keutamaan puasa di Bulan Muharram tercantum dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ. (رواه مسلم)

Artinya, "Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata: 'Rasulullah saw bersabda: 'Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam." (HR Muslim).

Demikian informasi mengenai amalan pada malam 1 Muharram. Semoga membantu!




(nor/nor)










Hide Ads