detikBali

Rumah Warga Klungkung Terbakar, Uang untuk Galungan Ludes

Terpopuler Koleksi Pilihan

Rumah Warga Klungkung Terbakar, Uang untuk Galungan Ludes


Fatih Kudus Jaelani - detikBali

Kebakaran melanda rumah Ni Luh Suwardani di Banjar Tengah, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Selasa (9/6/2026). (Foto: Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Kebakaran melanda rumah Ni Luh Suwardani di Banjar Tengah, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, Selasa (9/6/2026). (Foto: Fatih Kudus Jaelani/detikBali)
Klungkung -

Kebakaran melanda rumah Ni Luh Suwardani di Banjar Tengah, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Bali, pagi ini. Seisi rumah ludes terbakar, termasuk uang yang disimpan Suwardani untuk Hari Raya Galungan.

"Tidak ada yang tersisa. TV, kulkas, KTP, KK, baju, dan seragam sekolah anak-anak. Juga uang Rp 400 ribu yang akan saya pakai untuk persiapan Galungan," ujar Suwardani pilu saat ditemui detikBali, Selasa (9/6/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 Wita. Saat kejadian, hanya ada mertua Suwardani, Ni Ketut Simprug (80), yang berada di kamar paling ujung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suwardani menuturkan dirinya beserta suami kedua anaknya meninggalkan rumah sekitar pukul 07.20 Wita. Ia berangkat ke sawah untuk memetik bunga, suaminya bekerja mengolah sampah di Klungkung, dan kedua anaknya berangkat ke sekolah.

Perempuan berusia 26 tahun itu baru mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat kabar dari saudaranya. Saat itu, Suwardani masih berada di sawah.

ADVERTISEMENT

"Waktu datang ke sini sudah habis semua. Sedih sekali, tidak ada yang tersisa," imbuhnya.

Akibat kebakaran itu, Suwardani sekeluarga terpaksa harus mencari pengungsian sementara. Hingga pagi tadi, suami Suwardani belum diinformasikan terkait kebakaran itu. Suwardani khawatir insiden tersebut akan membuat suaminya yang menderita penyakit saraf semakin terpukul.

"Sampai sekarang belum saya kasih tahu. Mungkin anak-anak sudah dengar di sekolah," tutur Suwardani.

Pantauan detikBali di lokasi kejadian, api yang membakar rumah Suwardani juga merembet sampai atap rumah tetangga. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran (damkar) berhasil menjinakkan si jago merah di tengah pemukiman tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Pemadaman dan Penyelamatan, Satpol PP, dan Damkarmat Klungkung I Gede Erwan Supriantana mengatakan tiga armada dikerahkan ke lokasi seusai menerima informasi kebakaran sekitar pukul 08.00 Wita. Ia memastikan api telah padam sekitar pukul 09.00 Wita.

"Api bermula dari dapur yang terpisah dari rumah. Lalu dengan cepat merembet," terang Erwan.

Erwan menduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Adapun kerugian materiel akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

"Berdasarkan informasi, saat ditinggal pergi ke sawah, kompor dalam keadaan mati. Jadi kemungkinan karena korsleting listrik," pungkasnya.




(iws/iws)










Hide Ads
LIVE