detikBali

Badung Bangun Tempat Tampung Limbah B3, Siap Diolah Pihak Ketiga

Terpopuler Koleksi Pilihan

Badung Bangun Tempat Tampung Limbah B3, Siap Diolah Pihak Ketiga


Agus Eka - detikBali

Wabup Badung, Bagus Alit Sucipta, Rabu (3/6/2026). (Agus Eka/detikBali)
Foto: Wabup Badung, Bagus Alit Sucipta, Rabu (3/6/2026). (Agus Eka/detikBali)
Badung -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung membangun fasilitas Tempat Penampungan Sampah Spesifik (TP3S) Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) rumah tangga di Mengwitani, Kecamatan Mengwi, Badung. Fasilitas ini menjadi proyek percontohan tata kelola sampah dari hulu ke hilir agar limbah domestik berbahaya seperti baterai bekas tidak bercampur dengan sampah umum.

"Dengan dinamika penutupan TPA Suwung, jadi muncul lagi sampah-sampah spesifik khususnya sampah B3 yang harus kami antisipasi. Karena jika sampah B3 ini dicampur dengan sampah biasa, jadi sangat beracun," kata Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Rabu (3/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sistem kerja TP3S B3 ini meliputi pemilahan dari sumber yang kemudian terpisah di TPS3R tiap desa hingga bank sampah, kemudian diangkut dan disimpan sementara TP3S B3 Mengwitani. Kemudian pihak ketiga mengangkut kembali untuk kemudian diolah.

"Contoh ada baterai, contoh ada yang lain. Sehingga dengan dinamika seperti itu, kami mengambil langkah untuk menampung nih sementara di sini TPST Mengwitani, khusus B3," ujar Bagus Alit Sucipta.

ADVERTISEMENT

Setelah dikumpulkan dan dipilah di TP3S B3, limbah tersebut akan diserahkan kepada pihak ketiga yang memiliki izin resmi. Pemkab Badung menargetkan sistem penanganan ini bisa direplikasi oleh seluruh TPS3R di tingkat desa.

"Jadi setelah kami tampung, dipilah, setelah itu kami berikan kepada pihak yang sudah mempunyai izin, untuk pihak-pihak ketiga. Dan tentunya kami harapkan ini menjadi salah satu proyek percontohan yang bisa dilaksanakan oleh TPS3R yang ada di desa-desa," ucap Bagus Alit Sucipta.

Kapasitas penampungan di fasilitas ini didesain untuk menerima pasokan limbah B3 secara berkelanjutan. Pasokan limbah tersebut dihimpun dari jaringan TPS3R dan bank sampah yang tersebar di wilayah Badung.

"Kalau sementara volumenya bisa kita terima dari TPS3R maupun bank sampah, nggak akan penuh. Sebab itu sifatnya kan sementara, setelah tertampung akan langsung diserahkan lagi ke pihak ketiga yang sudah berizin," tutur Bagus Alit Sucipta.




(nor/nor)










Hide Ads