detikBali

Tungku Masih Menyala Ditinggal Pergi, Dapur Pensiunan di Jembrana Terbakar

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Tungku Masih Menyala Ditinggal Pergi, Dapur Pensiunan di Jembrana Terbakar


I Putu Adi Budiastrawan - detikBali

Petugas Damkar Jembrana saat melakukan proaes pemadaman api yang membakar dapur milik warga di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (2/6/2026). (Damkar Jembrana)
Foto: Petugas Damkar Jembrana saat melakukan proaes pemadaman api yang membakar dapur milik warga di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (2/6/2026). (Damkar Jembrana)
Jembrana -

Sebuah bangunan dapur milik seorang pensiunan bernama I Ketut Sudarsa (74) ludes dilahap si jago merah pada Selasa (2/6/2026) siang. Kebakaran yang terjadi di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali ini diduga dipicu oleh tungku yang masih menyala.

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.45 Wita. Amukan api pertama kali diketahui oleh salah seorang tetangga korban bernama Komang Ayu Tri Astiti yang saat itu sedang berada di teras rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada pukul 11.40 Wita, saksi sedang makan siang bersama anaknya di teras rumah. Ketika hendak mengambil air minum, saksi melihat kobaran api yang semakin membesar dari arah dapur milik tetangganya," ungkap Kepala Satpol PP Jembrana, I Ketut Eko Susilo Artha Permana, saat dikonfirmasi detikBali, Selasa.

Mengingat situasi yang kian membahayakan dan pemilik rumah sedang tidak berada di lokasi, saksi langsung bergegas melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Jembrana. Mendapat laporan itu, Regu III Damkar Jembrana yang sedang bersiaga langsung meluncur ke lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

Proses pemadaman berlangsung cepat. Petugas Damkar berhasil menjinakkan dan mengisolasi perambatan api hanya dalam waktu 15 menit, sehingga tidak merembet ke bangunan utama rumah tinggal korban.

"Dalam operasi pemadaman ini, sebanyak 4 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, yang terdiri dari 2 armada penembak dan 2 armada tangki. Sebanyak 16.500 liter air dihabiskan hingga proses pendinginan," papar Eko.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini karena rumah dalam keadaan kosong. Kendati demikian, kerugian materil yang dialami oleh korban akibat bangunan dapur beserta isinya yang hangus terbakar ditaksir mencapai Rp 32 juta.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama memastikan tungku memasak atau kompor telah benar-benar padam sebelum ditinggalkan bepergian," tandas Eko.



(nor/nor)










Hide Ads