detikBali

Strategi BPBD Gianyar Respons Pengaduan Kedaruratan via Layanan 112

Terpopuler Koleksi Pilihan

Strategi BPBD Gianyar Respons Pengaduan Kedaruratan via Layanan 112


Aryo Mahendro - detikBali

Koordinasi dan penguatan layanan panggilan darurat 112 tingkat Provinsi Bali di Denpasar, Senin (25/5/2026). (Foto: Dok. Pemkab Gianyar)
Koordinasi dan penguatan layanan panggilan darurat 112 tingkat Provinsi Bali di Denpasar, Senin (25/5/2026). (Foto: Dok. Pemkab Gianyar)
Gianyar -

Layanan command center 112 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Layanan berbasis digital tersebut dinilai berhasil menghadirkan layanan kedaruratan cepat, terintegrasi, dan bebas biaya bagi masyarakat.

"Sistem operasional layanan Call Center 112 Gianyar, pola koordinasi lintas sektor, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam mempercepat respons terhadap laporan masyarakat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibya menjelaskan layanan telepon darurat 112 gratis dan terintegrasi dengan lintas sektor. Ada juga aplikasi OmniX CRM dan MicroSIP yang digunakan untuk dokumentasi dan pengelolaan panggilan secara real time.

Setelah menerima laporan, petugas BPBD Gianyar selanjutnya melakukan identifikasi kejadian, koordinasi antarinstansi, hingga penanganan lapangan. Dengan ekosistem pelayanan kedaruratan itu, statistik kinerja layanan darurat BPBD Gianyar pada 2026 melampaui target nasional sebesar 95 persen.

ADVERTISEMENT

"Integrasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), kesiapan sumber daya operator, kecepatan respons lapangan, serta dukungan teknologi informasi guna menjaga kualitas pelayanan yang optimal selama 24 jam," kata Dibya.

Dibya menjelaskan command center 112 BPBD Gianyar saat ini menerima laporan berbagai jenis kedaruratan. Mulai dari kebakaran, banjir, tanah longsor, kecelakaan lalu lintas, layanan ambulans, pohon tumbang, gangguan ketertiban umum, hingga pengaduan fasilitas publik.

"Kesiapsiagaan operator selama 24 jam. Kami berupaya memastikan setiap laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terdokumentasi dengan baik," pungkasnya.




(iws/iws)










Hide Ads