Proyek Fasilitas Panjat Tebing Buleleng Dikebut

Made Wijaya Kusuma - detikBali
Sabtu, 02 Mei 2026 17:55 WIB
Foto: Ketua KONI Buleleng Gede Supriatna bersama jajarannya saat meninjau fasilitas panjat tebing di GOR Buana Patra, Sabtu (2/5/2026). (Dok. KONI Buleleng)
Buleleng -

Proyek peningkatan fasilitas panjat tebing di Kabupaten Buleleng mulai dikebut. Setelah sempat tertunda, pemerintah menargetkan pemenang tender sudah dikantongi pada Juni 2026 agar pekerjaan fisik bisa segera dimulai.

Kepala Dinas PUTR dan Perkim Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, mengatakan saat ini proses masih dalam tahap finalisasi detail engineering design (DED). Ia menyebut tender direncanakan mulai berjalan pada minggu kedua Mei 2026.

"Kalau semua berjalan lancar, astungkara Juni sudah ada pemenang tender," kata Adipta saat ditemui, Sabtu (2/5/2026).

Sebelumnya, proyek ini sempat mandek karena tak ada rekanan yang mengajukan penawaran saat pagu anggaran masih Rp 1 miliar. Kondisi itu diduga dipengaruhi pertimbangan teknis di lapangan dan harga pekerjaan yang dinilai belum realistis.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah menaikkan pagu anggaran menjadi Rp 1,5 miliar yang bersumber dari APBD Buleleng. Selain itu, dilakukan penyesuaian Rencana Anggaran Biaya (RAB) mengikuti kenaikan harga material.

"Yang terpenting sekarang memastikan perencanaan sudah realistis dan sesuai kondisi di lapangan. Setelah tender, kami juga akan intens berkomunikasi dengan rekanan," ujarnya.

Adapun pengerjaan proyek ini ditargetkan berlangsung selama lima bulan. Fokusnya meliputi perbaikan dinding panjat tebing serta penambahan fasilitas penunjang, termasuk kamar mandi khusus atlet.

Menurut Adipta, peningkatan fasilitas ini mendesak mengingat Buleleng memiliki atlet panjat tebing yang sudah berkiprah di level internasional. Selain itu, kesiapan venue juga penting karena Buleleng akan menjadi tuan rumah tunggal Porprov Bali 2027.

Ketua KONI Buleleng, Gede Supriatna, menyambut positif percepatan tersebut. Ia menilai pembenahan sarana akan berdampak langsung pada kualitas latihan atlet.

"Fasilitas yang memadai tentu sangat menunjang pembinaan dan performa atlet," ujarnya.

Supriatna menambahkan, pihaknya juga telah mengajukan bantuan ke Kemenpora dan FPTI Pusat. Ia berharap ada dukungan lebih lanjut, mengingat Buleleng memiliki atlet berprestasi di cabang panjat tebing.

Selain itu, Pemkab Buleleng juga merencanakan renovasi Gedung Mr. I Gusti Ketut Pudja yang akan difungsikan sebagai venue cabang olahraga biliar. Pengembangan fasilitas olahraga lainnya akan dirancang lebih lanjut melalui perubahan anggaran maupun program induk pada 2027.

"Harapannya semua venue memenuhi standar dan memberi kenyamanan bagi atlet saat bertanding," pungkasnya.



Simak Video "Video: Kenang KRI Nanggala-402, Monumen Kapal Selam Diresmikan TNI AL di Bali"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork