detikBali
Internasional

Mencekam Penembakan Mematikan di AS hingga 8 Anak Tewas

Terpopuler Koleksi Pilihan
Internasional

Mencekam Penembakan Mematikan di AS hingga 8 Anak Tewas


Novi Christiastuti - detikBali

seorang pria menembak
Ilustrasi penembakan. (Foto: Edi Wahyono)
Denpasar -

Negara bagian Louisiana, Amerika Serikat (AS), menjadi mencekam setelah insiden penembakan mematikan di wilayah itu. Sebanyak delapan anak dilaporkan tewas dalam insiden penembakan massal tersebut.

Penembakan tersebut terjadi pada Minggu (19/4) waktu setempat. Polisi menyebut peristiwa itu sebagai insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pelaku penembakan, yang belum diketahui identitasnya, telah ditembak mati oleh polisi setelah dikejar menggunakan mobil. Insiden ini terjadi di kota Shreveport, yang terletak di wilayah barat laut Louisiana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini merupakan TKP (tempat kejadian perkara) yang cukup luas yang membentang di antara dua rumah," kata Kopral Polisi Chris Bordelon dalam konferensi pers, dikutip dari detikNews, Senin (20/4/2026).

Para penyelidik kepolisian sedang menyisir satu rumah lainnya yang juga bagian dari TKP. Sementara itu, korban tewas yang semuanya anak-anak berusia antara 1 tahun hingga 14 tahun.

ADVERTISEMENT

"Beberapa anak yang ada di dalam (rumah) merupakan keturunannya (pelaku penembakan)," kata Bordelon.

Dua orang lainnya terkena tembakan dalam insiden yang sama. Namun, kondisi mereka belum diketahui secara pasti.

Menurut polisi, tersangka penembakan tersebut sempat merampas sebuah kendaraan dan dikejar polisi. Para petugas kepolisian lantas melepaskan tembakan hingga tersangka tewas.

"Kami meyakini dia merupakan satu-satunya individu yang melepaskan tembakan di lokasi-lokasi ini," kata Bordelon.

Otoritas setempat belum mengetahui secara pasti pemicu penembakan mematikan itu. Diketahui, senjata api begitu mudah didapatkan di AS sehingga sering menjadi tempat tindak kekerasan bersenjata dengan ribuan orang tewas setiap tahunnya.

Artikel ini telah tayang di detikNews. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)











Hide Ads