Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, mengeklaim Pulau Dewata masih diminati wisatawan domestik maupun mancanegara. Hal itu berdasarkan data kunjungan wisatawan ke sejumlah daya tarik wisata (DTW) di Pulau Dewata yang meningkat selama libur Lebaran 2026.
"Sesuai data yang kami dapatkan dari pengelola DTW, memang terjadi peningkatan kunjungan wisatawan nusantara selama libur Lebaran. Peningkatan mencapai tiga kali lipat dibanding hari biasa," kata Sumarajaya saat ditemui di Art Center, Denpasar, Kamis (26/3/2026).
Sumarajaya merinci rata-rata kunjungan wisatawan di DTW Tanah Lot mencapai 4.000 orang per hari, Pantai Pandawa (3.000), Penglipuran (2.000), Penelokan dan Tirta Empul masing-masing 2.500 kunjungan per hari. Demikian pula Nusa Penida dan Uluwatu masing-masing 3.500 kunjungan per hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, Sumarajaya berujar, kunjungan wisatawan ke Bali menunjukkan tren normal dengan rata-rata 17 ribu kunjungan per hari. Ia menyebut kunjungan wisatawan mancanegara sudah tembus 1,3 juta orang dan domestik 1,5 juta orang sejak awal Januari-Maret 2026.
"Begitu juga okupansi hotel, ada di 60-65 persen saat ini," ujar Sumarajaya.
Di sisi lain, Sumarajaya mengeklaim pariwisata Bali belum terdampak oleh perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. Ia optimistis jumlah kunjungan turis ke Bali tahun ini bisa mengimbangi realisasi tahun lalu.
"Target kami masih sama seperti tahun sebelumnya, kami mengejar 6,9 juta wisatawan yang hadir ke Bali," pungkasnya.