Internasional

Tawaran Gencatan Senjata dari Trump hingga Cemoohan Iran ke AS

Novi Christiastuti - detikBali
Kamis, 26 Mar 2026 07:23 WIB
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP/MANDEL NGAN)
Denpasar -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan menawarkan rencana gencatan senjata kepada Iran. Rencana gencatan senjata dengan proposal berisi 15 poin itu disebut untuk mengakhiri perang di Timur Tengah. Belakangan, Iran diketahui mencemooh tawaran AS tersebut.

Dilansir dari detikNews, tawaran gencatan senjata itu disampaikan oleh Washington kepada Teheran melalui Pakistan sebagai perantara. Hal tersebut diungkapkan pertama kali oleh New York Times (NYT) yang mengutip dua pejabat AS, yang mengetahui garis besar proposal Washington itu.

Dalam laporan tersebut, NYT menyebut tawaran gencatan senjata 15 poin dari AS telah disampaikan kepada para pejabat Iran, melalui Pakistan. Islamabad sendiri disebut telah menawarkan diri sebagai tuan rumah untuk negosiasi ulang antara Washington dan Teheran. Namun, isi dari 15 poin dalam proposal itu belum diungkapkan secara detail kepada publik.

Utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner melalui proposal mengusulkan gencatan senjata selama satu bulan. Selama periode tersebut, kedua pihak akan merundingkan perjanjian berisi 15 poin tersebut.

Channel 12 juga melaporkan beberapa poin utama dari rencana itu. Termasuk di antaranya pembongkaran program nuklir Iran, penghentian dukungan terhadap kelompok proksi seperti Hizbullah dan Hamas, dan pembukaan kembali Selat Hormuz.

Di sisi lain, belum diketahui apakah Israel mendukung proposal tersebut dan Kantor Perdana Menteri (PM) Israel belum memberikan tanggapan. Namun, sejumlah pejabat Israel disebut merasa terkejut dengan langkah AS menawarkan gencatan senjata kepada Iran.

Gedung Putih juga belum menanggapi laporan-laporan media tersebut. Hanya saja, baru-baru ini Trump membahas kemungkinan kesepakatan dengan Iran untuk mengakhiri perang yang berkecamuk empat pekan terakhir. Pada Selasa (24/3), Trump mengeklaim AS berupaya bernegosiasi terkait akhir perang dengan Iran.



Simak Video "Video: Israel Gempur Lebanon, 112 Orang Tewas-837 Luka-luka"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork