Situasi Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, sudah normal sejak pukul 16.00 Wita. Beranjak ke pukul 20.00 Wita, antrean kendaraan pemudik kian terurai. Terminal Kargo Pelabuhan Gilimanuk bahkan sudah kosong dari kendaran pribadi.
"Kendaraan pribadi tidak ada antrean di jalur utama, semua sudah masuk gang 1, 2, dan 3, sedangkan bufferzone Terminal Kargo Gilimanuk sudah kosong," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Arisandy, dalam keterangan tertulis kepada detikBali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, menurut Ariasandy, sudah tak ada lagi antrean bus di Pelabuhan Gilimanuk. Hanya ada antrean truk sepanjang 300 meter dari pintu masuk atau gate tiket pelabuhan.
Ariasandy menuturkan jumlah kapal yang dioperasikan sejak pukul 18.10 Wita juga menurun dibandingkan beberapa jam sebelumnya, hanya 33 unit. Sebelumnya, jumlah kapal yang beroperasi mencapai 40 unit.
Sebanyak 33 kapal yang beroperasi berada dermaga moveable bridge (MB) I dan II masing-masing 6 unit, dermaga MB III tujuh unit, dermaga MB IV lima unit dan dermaga landing craft mechanized (LCM) sembilan unit.
"Mulai pukul 19.30 Wita, sebanyak 23 unit dari 33 unit kapal tersebut melaksanakan pola tiba bongkar berangkat (TBB). Tujuh kapal keluar lintasan karena melakukan perawatan berupa pengisian air tawar dan pendinginan mesin," jelas Ariasandy.
Diberitakan sebelumnya, situasi mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, akhirnya normal setelah terjadi antrean panjang kendaraan sejak beberapa hari lalu. Pelabuhan penyeberangan dari Bali ke Jawa itu normal sejak Rabu (18/3/2026) pukul 16.00 Wita.