Koster: Perang Bikin Orang Cari Kedamaian di Bali

Ahmad Abid Ibrahim - detikBali
Kamis, 12 Mar 2026 22:57 WIB
Foto: Gubernur Bali Wayan Koster sesaat setelah memberi keterangan kepada wartawan di Mako Brimob Polda Bali, Kamis (12/3/2026). (Ahmad Abid Ibrahim/detikBali)
Denpasar -

Gubernur Bali Wayan Koster optimistis konflik global yang meningkat imbas perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran justru berdampak positif bagi Bali. Menurutnya, situasi perang membuat Bali semakin diminati wisatawan mancanegara lantaran mereka mencari kedamaian.

"Justru karena ada perang, orang mencari kedamaian datangnya ke Bali, jadi kunjungannya meningkat," ujar Koster di Mako Brimob Polda Bali, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, meski dunia sedang diwarnai berbagai konflik, kunjungan wisatawan ke Bali tetap menunjukkan tren positif.

Koster menegaskan bahwa Bali tetap menjadi destinasi yang aman untuk dikunjungi wisatawan, termasuk di tengah munculnya sejumlah kasus kriminal yang melibatkan warga negara asing belakangan ini.

"Tidak, tetap aman, Bali tetap aman dikunjungi. Kunjungannya meningkat, itu kan hanya case saja," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Koster saat menanggapi sejumlah pertanyaan terkait keamanan Bali, menyusul terungkapnya kasus penculikan warga negara (WN) Ukraina yang jasadnya ditemukan dalam kondisi terpotong di wilayah Ketewel, Kabupaten Gianyar.

Sebelumnya, penyidik dari Polda Bali memastikan potongan tubuh yang ditemukan di Muara Sungai Wos Teben, Desa Ketewel, Sukawati, merupakan milik WN Ukraina yang dilaporkan hilang akibat kasus penculikan di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan.

Meski demikian, Koster menilai kasus tersebut merupakan insiden yang tidak mencerminkan kondisi keamanan Bali secara keseluruhan. Pemerintah Provinsi Bali bersama aparat penegak hukum tetap memastikan situasi keamanan di Pulau Dewata tetap kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan.



Simak Video "Video: Menpar soal Wisata Bali Sepi: Tetap Ramai, Hanya Menurun 2%"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork