Bengkel Las di Seririt Buleleng Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Made Wijaya Kusuma - detikBali
Senin, 09 Mar 2026 14:43 WIB
Polisi melakukan olah TKP kebakaran bengkel las sekaligus rumah warga di Banjar Dinas Tunjung Mekar, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng, Senin (9/3/2026). (Foto: Polres Buleleng)
Buleleng -

Bengkel las sekaligus rumah milik warga ludes terbakar di Banjar Dinas Tunjung Mekar, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali. Peristiwa kebakaran tersebut juga menghanguskan perhiasan emas, dokumen penting, dan barang berharga lainnya.

Pamapta Polres Buleleng, Ipda Arjuna Tri Prasetyo, mengungkapkan kebakaran yang menimpa bangunan milik Gede Merta alias Dodok (68) itu terjadi sekitar pukul 09.33 Wita pada Senin (9/3/2026). Menurutnya, petugas langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) seusai menerima laporan.

"Setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan 110, kami bersama piket Polsek Seririt langsung mendatangi TKP untuk mengamankan lokasi," ujar Arjuna, Senin.

Menurut saksi di lokasi, kebakaran terjadi saat para pekerja sedang melakukan aktivitas pengelasan di bengkel tersebut. Kepada polisi, pekerja bengkel las bernama Kadek Sumantri (50) dan Ketut Didit (30) menyebutkan api tiba-tiba muncul dan menyambar cairan thinner di sekitar area kerja.

"Api dengan cepat menyambar peralatan bengkel dan barang-barang di dalamnya karena terdapat bahan mudah terbakar," imbuh Arjuna.

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran. Namun, dugaan awal mengarah pada percikan api dari mesin las yang menyambar cairan thinner di dekat area pengelasan.

Arjuna mengatakan upaya pemadaman api telah dilakukan oleh warga bersama aparat kepolisian. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Meski begitu, total kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 500 juta.



Simak Video "Video Motif Penusukan di Denpasar: Pelaku Tersinggung Ditatap Korban"

(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork