Jumlah penerbangan rute internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, terus bertambah buntut perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Tercatat sebanyak 15 penerbangan di Bandara Ngurah Rai yang dibatalkan berdasarkan data per pukul 13.00 Wita, Senin (2/3/2025).
Communication and Legal Division Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, mengungkapkan belasan jadwal penerbangan yang terdampak terdiri dari 8 rute keberangkatan dan 7 rute kedatangan. Terhitung sejak 28 Februari hingga 2 Maret 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga Senin pukul 13.00 Wita, tercatat ada 15 penerbangan rute internasional yang batal terbang. Rinciannya itu ada 8 jadwal keberangkatan dan 7 jadwal kedatangan yang terdampak penutupan ruang udara di Timur Tengah," kata Eka Sandi dalam keterangannya, Senin (2/3/2026).
Pembatalan penerbangan ini melibatkan tiga maskapai besar, yakni Emirates, Etihad Airways, dan Qatar Airways dengan tujuan Dubai, Abu Dhabi, serta Doha. Meski terjadi gangguan pada rute internasional tersebut, Eka Sandi memastikan operasional Bandara Ngurah Rai secara keseluruhan masih berjalan normal dan optimal.
"Kami terus memantau situasi di Timur Tengah dan berkoordinasi dengan maskapai serta AirNav untuk pembaruan jadwal," ujar Eka.
Data pihak maskapai menyebutkan terdapat sebanyak 3.197 calon penumpang keberangkatan yang terdampak oleh penyesuaian jadwal ini. Manajemen bandara juga telah menyiapkan pengaturan lahan parkir pesawat (parking stand) khusus untuk lima armada dari maskapai yang bersangkutan.
"Jumlah penumpang yang jadwalnya terganggu itu ada 3.197 orang, itu untuk data keberangkatan saja ya. Kami juga sudah siapkan tempat parkir pesawat cadangan untuk lima burung besi dari tiga maskapai yang kena dampak ini," tutur Eka.
Eka Sandi mengimbau para calon penumpang untuk aktif berkomunikasi dengan maskapai guna mendapatkan informasi terbaru. Selain itu, pengelola bandara juga menyediakan posko informasi (help desk) di lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional serta layanan pusat kontak di nomor 172.
"Kami minta penumpang rajin cek jadwal ke maskapai masing-masing untuk informasi paling baru. Kami juga sudah siapkan layanan help desk di lantai dua terminal internasional dan bisa juga hubungi kontak 172," pungkas Eka.
(iws/iws)