Asyik! Mudik Lebaran 2026 Via Gilimanuk-Ketapang Ada Diskon Tiket 21%

Sui Suadnyana, Adi Budiastrawan - detikBali
Senin, 23 Feb 2026 08:03 WIB
Foto: Aktifitas penyebrangan di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (22/2/2026). (Dok. PT ASDP Indonesian Ferry Cabang Ketapang-Gilimanuk)
Jembrana -

PT ASDP Indonesia Ferry membawa kabar segar bagi pemudik yang akan menyeberang di lintasan Ketapang-Gilimanuk pada periode Lebaran 2026/1447 Hijriah. ASDP resmi memberlakukan kebijakan stimulus berupa diskon tarif demi kelancaran arus mudik.

Manager Humas ASDP Cabang Ketapang, Bintang Felfian, mengungkapkan kebijakan ini merujuk Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Lebaran 2026.

"Melalui stimulus ini kami ingin memastikan mudik Lebaran 2026 berlangsung lebih tertib, terjangkau, dan lancar," ungkap Bintang saat memberikan rilis kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Program diskon ini tidak main-main. ASDP memberikan potongan harga yang cukup signifikan bagi kantong pemudik dengan masa berlaku mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026 (20 hari).

Besaran diskon 100% biaya jasa kepelabuhanan atau setara dengan potongan rata-rata 21,9% dari total harga tiket. Diskon ini berlaku di 14 pelabuhan, termasuk lintas Ketapang-Gilimanuk (PP). Namun, perlu dicatat, diskon ini berlaku terbatas untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan penumpang.

"Layanan reguler berlaku untuk pejalan kaki, kendaraan golongan II (sepeda motor), dan golongan IVA (mobil pribadi). Kemudian, untuk layanan eksekutif berlaku untuk pejalan kaki dan kendaraan golongan II," papar Bintang.

Selain diskon, ASDP juga menerapkan skema single tarif. Artinya, selama periode ini, pola layanan di dermaga akan disesuaikan dengan kebutuhan trafik. Pengguna jasa akan dilayani berdasarkan penempatan kapal dan dermaga yang sudah diatur oleh petugas.

"Pada periode ini tidak terdapat pemilihan layanan reguler maupun ekspres berdasarkan preferensi waktu, melainkan mengikuti pengaturan operasional yang ditetapkan guna menjaga kelancaran arus penyeberangan," tegas Bintang.

ASDP mengimbau masyarakat untuk melakukan reservasi tiket jauh-jauh hari melalui aplikasi atau situs Ferizy untuk menghindari penumpukan di pelabuhan. Tiket sudah bisa dipesan sejak H-60 keberangkatan.

Beberapa hal yang wajib diperhatikan pemudik, yaitu wajib memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan, memastikan pengisian data identitas penumpang lengkap dan benar sesuai kartu tanda penduduk (KTP), perjalanan harus mengikuti jadwal keberangkatan yang tertera di tiket guna menghindari antrean panjang.

"Ini adalah bentuk kolaborasi pemerintah dan BUMN untuk menghadirkan perjalanan penyeberangan yang aman sekaligus meringankan beban masyarakat," tutup Bintang.



Simak Video " Video: Pelabuhan Tanjung Priok Masih Ramai Dipadati Pemudik"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork