Asap Dupa, Canang Sari, dan Khidmat Imlek di Vihara Dharmayana Kuta

Fabiola Dianira - detikBali
Selasa, 17 Feb 2026 11:23 WIB
Suasana perayaan Imlek di Vihara Dharmayana, Kuta, Badung, Bali, Selasa (17/2/2026). (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

Asap dupa atau hio mengepul di Vihara Dharmayana, Kuta, Badung, Bali. Umat berdatangan silih berganti sejak pagi untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Suasana terasa khidmat saat umat memanjatkan doa di depan altar pemujaan.

Perayaan Imlek di vihara yang terletak di jantung pariwisata Kuta itu lekat dengan akulturasi budaya. Hal itu terlihat dari hadirnya canang sari -- sarana persembahyangan umat Hindu -- di beberapa sudut wihara.

"Akulturasi yang sangat jelas yaitu bila umat melaksanakan persembahyangan minimal dia akan membawa canang sari," ujar penanggung jawab Vihara Dharmayana, Adi Darmaja Kusuma, saat ditemui di lokasi, Selasa (17/2/2026).

Aktulturasi budaya Tionghoa-Bali juga terlihat saat kirab dan upacara tolak bala yang digelar sehari sebelum Imlek. Selain barongsai dan liong, iring-iringan juga membawa gebogan, lelontek, hingga jempana berisi air suci sebagaimana ditemukan dalam tradisi Hindu di Bali.

Tak hanya itu, peserta kirab juga mengenakan kamen dan kebaya adat Bali. Selain umat Konghucu, beberapa pemangku dan umat Hindu pun turut hadir mengikuti rangkaian Imlek tersebut.

"Sebentar lagi umat Hindu juga banyak akan melakukan ibadah di tempat ini," imbuh Adi Darmaja.

Asap dupa dan canang sari menghiasi perayaan Imlek di Vihara Dharmayana, Kuta, Badung, Bali, Selasa (17/2/2026). (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)

Vihara Dharmayana Kuta yang terletak di Jalan Blambangan, Kuta, telah berdiri sejak 1750. Selain menjadi tempat pemujaan terhadap Yang Mulia Toa Kongco Tan Hu Cin Jin, wihara ini juga memuliakan dua mahapatih dari Kerajaan Mengwi bernama Ida Bagus Denkayu dan I Gusti Ngurah Tubuh.

Kedua mahapatih itu dipercaya selalu mengiringi perjalanan kongco tersebut di masa lalu. Hal itu sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah leluhur sekaligus budaya Bali.



Simak Video "Video: Hina Perayaan Nyepi di Bali, Bule Swiss Diciduk Polisi"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork