detikBali
Badung

Pantai Kuta Terus Tergerus Abrasi

Terpopuler Koleksi Pilihan
Badung

Pantai Kuta Terus Tergerus Abrasi


Fabiola Dianira - detikBali

Petugas melakukan penanganan dampak abrasi di Pantai Kuta, Badung, Rabu (4/2/2026).
Petugas melakukan penanganan dampak abrasi di Pantai Kuta, Badung, Rabu (4/2/2026). (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

Pengelola Pantai Kuta melakukan pengisian pasir pada Rabu (4/2/2026). Langkah ini dilakukan menyusul abrasi yang kian parah sejak akhir Januari 2026 hingga menyisakan pasir hanya sejengkal dari jalan setapak. Abrasi terjadi di sepanjang kawasan mulai dari gapura utama hingga Shelter Kebencanaan Baruna.

"Jadi dari akhir Januari kemarin itu kita mengalami abrasi yang sangat keras. Di pinggir jalan setapak ini hanya ada kemungkinan satu jengkal yang tersisa," ujar Asisten Manajer DTW Pantai Kuta I Putu Gilang Bayu Sadra Putra, Rabu (4/2/2026).

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap para pedagang di sekitar lokasi abrasi. Mereka terpaksa menghentikan aktivitas berjualan untuk sementara waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi para pedagang yang ada di depan kantor pengelola atau kantor satgas Pantai Kuta ini sama sekali tidak bisa beraktivitas," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Gilang menjelaskan, sebelumnya pengelola sempat melakukan penambahan pasir sebagai langkah awal. Namun, pasir kembali terkikis akibat gelombang laut yang cukup kuat. Karena itu, kini dilakukan penanganan lanjutan dengan menambahkan batu agar pasir bisa bertahan lebih lama.

"Untuk penyelesaiannya kita minta bantuan tenaga dan alat berat untuk penambahan pasir sementara dan pemasangan batu pemecah ombak," katanya.

Penambahan pasir dilakukan dengan mengeruk pasir yang sempat terbawa ombak ke arah laut. Pasir tersebut kemudian disusun kembali untuk mengisi area pantai yang terdampak abrasi.

Gilang berharap program penambahan pasir dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi. Namun, pelaksanaannya sempat terkendala proses pemasangan pipa penyedotan pasir ke laut.

"Cuma karena ada beberapa kendala yang saya sendiri sudah koordinasi kepada pihak proyek. Mungkin akan segera di bulan-bulan ini terrealisasinya. Kemungkinan ya," imbuhnya.




(dpw/dpw)











Hide Ads