Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan keinginan untuk menguasai Greenland, wilayah otonom yang berada di bawah Kerajaan Denmark. Ambisi mencaplok wilayah asing bukanlah hal baru. Dalam catatan sejarah, Negeri Paman Sam pernah mengambil alih sejumlah wilayah dari negara lain.
Dilansir dari detikEdu, ketertarikan AS terhadap Greenland sudah berlangsung lama. Saat ini, Amerika memiliki sekitar 100 personel militer yang ditempatkan secara permanen di fasilitas Pituffik, di barat laut Greenland.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip BBC, fasilitas tersebut sudah ada sejak Perang Dunia II. Pasukan AS dikerahkan ke ujung barat laut Greenland untuk mendirikan stasiun militer dan radio setelah Nazi menduduki Denmark selama konflik tersebut.
Pada periode pertamanya, sekitar 2019-2020, Trump sudah mengungkapkan niatnya dengan kuat untuk menguasai Greenland. Terbaru, Trump semakin menegaskan bahwa Greenland sangat penting bagi keamanan nasional AS.
Terlebih, wilayah dengan jumlah penduduk hanya sekitar 58 ribu jiwa itu telah disinggahi kapal-kapal Rusia dan China, klaim Trump.
Trump menilai Denmark tidak bisa menjaga keamanan nasional di wilayah tersebut. Karena kondisi Greenland yang memang tidak memiliki militer sendiri.
"Kami membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional, dan Denmark tidak akan mampu melakukannya," ujar Trump, seperti dilansir Fox News.
Meski begitu, Denmark telah secara signifikan meningkatkan pengeluaran pertahanan di wilayah Arktik dan Atlantik Utara, termasuk Greenland, dalam setahun terakhir.
Daftar 8 Wilayah yang Sudah Dicaplok AS
Pergerakan AS untuk menguasai Greenland bukan pertama dilakukan oleh Trump. Upaya itu pertama dilakukan pada 1867 dan kemudian pada 1946, tapi keduanya gagal.
Sementara dalam sejarahnya, AS telah berhasil mencaplok wilayah dari kekuasaan negara lain, termasuk Alaska yang dulu milik Rusia.
1. Louisiana (1803)
Dibeli dari Prancis seharga USD 15 juta. Kini Louisiana mencakup 23,3 persen dari wilayah AS saat ini.
2. Lembah Sungai Merah (1818)
Setelah deklarasi Konvensi Anglo-Amerika, yang menetapkan perbatasan resmi AS-Kanada, tanah tersebut diperoleh tanpa biaya.
3. Florida (1819)
Florida dulu merupakan wilayah milik Spanyol. Namun, wilayah Florida Timur diserahkan kepada AS dan kemudian melepaskan klaimnya atas Florida Barat.
4. Texas (1845)
Setelah memisahkan diri dari Meksiko, wilayah Texas dengan 626.000 kilometer persegi kemudian dianeksasi oleh AS.
5. Oregon (1846)
Wilayah Oregon dikenal sebagai batas antara Kanada dan AS. Seluas 460.000 kilometer persegi kemudian ditambahkan ke wilayah Amerika. Wilayah ini mencakup negara bagian Oregon, Washington, Idaho, dan sebagian Montana dan Wyoming saat ini.
6. California hingga Colorado (1848)
Wilayah terkenal seperti California, Nevada, dan Utah ternyata dulunya milik Meksiko. Termasuk sebagian wilayah Arizona, Colorado, New Mexico, dan Wyoming.
Wilayah-wilayah tersebut diserahkan oleh Meksiko ke Amerika setelah Perang Meksiko-Amerika.
7. Gadsden (1853)
Wilayah ini dibeli dari Meksiko seharga 10 juta dolar AS. Kesepakatan ini termasuk memberi AS kepemilikan atas sebagian wilayah New Mexico dan Arizona di Lembah Mesilla di selatan Sungai Gila.
8. Alaska (1867)
Alaska yang dikenal dengan salju dan alam liarnya, ternyata dulu milik Rusia. Dikira lahan 'kosong' oleh Rusia, kemudian AS membeli lahan tersebut seharga USD 7,2 juta, yang ternyata diketahui kemudian Alaska merupakan lahan yang kaya minyak.
Baca selengkapnya di detikEdu
Simak Video "Video Trump Ingin Kuasai Greenland Demi Keamanan, Singgung Rusia-China"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)











































