Round Up

Darurat Bunuh Diri di Bali

Tim detikBali - detikBali
Minggu, 04 Jan 2026 08:28 WIB
Foto: Suasana Jembatan Tukad Bangkung, di Desa Pelaga, Petang, Badung, Bali, Jumat (2/1/2026). Jembatan ini sering menjadi tempat bunuh diri. (Foto: Agus Eka/detikBali)
Denpasar -

Bali dinilai darurat bunuh diri seiring aksi ulah pati (bunuh diri) yang terus terjadi. Awal 2026 baru memasuki hari keempat. Namun, sudah ada dua kasus bunuh diri di Bali yang dilaporkan. Terakhir, terjadi pada Sabtu (3/1/2026).

Seorang pria berinisial WBP (27) ditemukan tewas di kebun milik orang tuanya di Kecamatan Abiansemal, Badung, sekitar pukul 10.00 Wita, Sabtu. Korban ditemukan dalam posisi tergantung di sebuah pohon alpukat.

Informasi yang dihimpun detikBali, korban terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Jumat (2/1) malam sekitar pukul 22.00 Wita. Saat itu, WBP pamit kepada keluarganya untuk membeli rokok di warung.

Korban pergi mengendarai sepeda motor meski kondisi sedang hujan. Namun hingga Sabtu pagi, WBP tak kunjung kembali ke rumah sehingga membuat keluarga khawatir.

Ayah korban, I NM, sempat mencoba menghubungi WBP melalui telepon, tetapi tidak mendapat respons. Kecurigaan muncul saat ayah korban melihat sepeda motor milik anaknya terparkir di depan tanah kebun keluarga.

Ayah korban kemudian mendekati area kebun tersebut. Ia terkejut saat mendapati anaknya sudah dalam kondisi tergantung di pohon.

"Pas ke kebun itu, korban dilihat sudah tergantung. Nggak pakai baju, cuma pakai celana, sama celana jas hujan," ujar sumber, Sabtu.

Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke kelian adat setempat dan diteruskan kepada pihak kepolisian. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim identifikasi dari Polres Badung.

Diduga Motif Asmara

Hasil olah TKP menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan, selain tanda-tanda umum bunuh diri. Tim medis dari Puskesmas Abiansemal II juga telah melakukan pemeriksaan terhadap korban.

Kapolsek Abiansemal, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi detikBali. Sementara itu, Pejabat Sementara Kepala Subseksi Penerangan Masyarakat (PS Kasubsi Penmas) Seksi Hubungan Masyarakat (Sihumas) Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, membenarkan peristiwa tersebut.

"Dugaan awal ini ya (bunuh diri) tanpa keterlibatan pihak lain. Masalahnya diduga karena asmara," terang Ayu Inastuti.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan medis selesai, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Camat Abiansemal, Ida Bagus Putu Mas Arimbawa, mengatakan jenazah WBP langsung dimakamkan di kuburan adat setempat.

"Langsung setelah kejadian itu, nggak kremasi, tapi makingsan di geni (dikubur) sekitar pukul 12.14 Wita di setra (kuburan) desa adat, tempat tinggal korban," ungkap Mas Arimbawa.



Simak Video "Video: Faktor Meningkatnya Kasus Bunuh Diri "


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork