Sebanyak 23 lukisan karya Peter Rhian Gunawan dipamerkan di Museum Puri Lukisan Ubud, Gianyar, Bali. Puluhan karya tersebut berbicara tentang isu kesehatan mental melalui simbol visual budaya pop.
Peter Rhian menghadirkan karakter Redmiller Blood yang menjadi ciri khasnya dalam pameran tunggal bertajuk 'Utopia' tersebut. Ia mengaku membutuhkan waktu panjang selama enam tahun untuk mewujudkan karakter ikonik itu.
"Karakter ini mewujudkan ketegangan antara ekspektasi sosial dan gejolak batin, merepresentasikan emosi tersembunyi manusia melalui simbol-simbol visual yang dekat dengan budaya pop, mainan, hingga seni kartun," kata Peter Rhian di Museum Puri Lukisan Ubud, Kamis (25/9/2025).
Peter Rhian mengilustrasikan Redmiller sebagai sosok polos berambut merah dan mata yang terancam serta meneteskan air mata berwarna pelangi. Redmiller, Peter berujar, menjadi perwujudan emosi yang tidak terungkap karena tertutup lapisan bayangan (shadow).
Menurut Peter, karakter Redmiller itu terinspirasi dari konsep shadow Carl Jung. Ia mengilustrasikan sosok Redmiller yang menggemaskan dengan pemilihan warna-warna cerah. Namun, penampilan tersebut kontras dengan kedalaman diri yang merasa inferior.
"Aku ingin lewat Redmiller menyampaikan ke publik bahwa perasaan kita valid dan dunia saja yang terlalu harsh ke kita. Kita punya cahaya dan warna masing-masing sehingga perlu di-share ke publik," ujar Peter.
Menurut pengamatan Peter, manusia hari ini terbelenggu oleh standar sosial media yang tidak sehat. Mulai dari keinginan untuk mencapai sukses dengan instan hingga mengglorifikasi kemewahan secara terus menerus (flexing).
General Manager G3N Project Andry Ismaya Permadi mengatakan pameran kali ini merupakan kolaborasi kelima Peter Rhian bersama G3N Project. Kolaborasi serupa sebelumnya terwujud di ajang ArtMoments Jakarta (2023 dan 2025) serta dua pameran tunggal di Bandung (2023) dan Jakarta (2025).
Simak Video "Serunya Bercanda dan Bersantai di Kolam Renang Ubud, Bali"
(iws/iws)