Demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Bali diwarnai dengan berbagai orasi. Mereka yang berorasi dari atas mobil bak terbuka menuntut reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan membebaskan para demonstran yang ditangkap di berbagai daerah.
Seorang perwakilan ojek online (ojol) menyampaikan profesi mereka sering dipandang sebelah mata. Ia juga menyampaikan keluh kesalnya kepada polisi yang bukannya menumpas judi online, tetapi malah menindas ojol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perwakilan ojol itu juga menuntut agar Jenderal Listyo Sigit Prabowo dicopot dari jabatan Kapolri. Ia menilai Sigit telah gagal membina bawahanya.
"Tuntutan kami pencopotan kapolri yang nggak becus mengurus jajarannya yang di bawah," lanjutnya. "Ganti Kapolri kalau tidak becus. Ganti Sigit, ganti Sigit," ujar perwakilan ojol lain.
Kemudian, perwakilan ojol lain naik ke atas mobil bak terbuka untuk berorasi. Perwakilan ojol itu menyinggung nasib demonstran yang ditangkap di berbagai daerah.
"Pak Kapolda, teman-teman kami yang di luar Bali yang ditahan gimana kabarnya? Bebaskan mereka, mereka pejuang!," ujar perwakilan ojol berjaket kuning kepada barisan polisi di depannya.
Driver ojol lain yang menggunakan jaket oranye turut mempertanyakan keadilan dan simpatinya akibat peristiwa Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) hingga tewas.
"Saya mungkin masih baru di dunia ojol, tetapi melihat rekan saya dilindas, sakit. Saya mungkin nggak kenal, tetapi saya ngerasain gimana hidup di jalan, gimana jadi orang kecil," ujarnya berapi-api.
Massa sempat meminta polisi untuk maju menjawab orasi. Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Bali, Kombes Ronny Lumban Gaol, sempat naik ke panggung. Namun, saat baru naik dan memegang pengeras suara, ia langsung disoraki massa dengan teriakan "pembunuh, pembunuh!"
Kata-katanya pun terhenti setelah massa menolak memberikan panggung kepada pihak kepolisian. "Kami lebih percaya pecalang. Beberapa teman-teman meminta pecalang karen mereka bilang panggung ini panggung rakyat, kalian yang marah," ujar salah satu orator.
Sebagai informasi, demonstrasi di Bali dimulai dengan berjalan dari Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai menuju Mapolda Bali. Ratusan massa dari berbagai aliansi terlihat menggunakan pakaian serba hitam.
Pantauan detikBali di lokasi, terlihat masa juga membawa bendera merah putih, bendera One Piece Jolly Rogers. Mereka juga membawa sejumlah poster dalam demonstrasi itu. Beberapa di antaranya bertuliskan "Pak.. Kami ojol bukan Pisang Ijo jangan di lindas", "Dewan Perundungan Rakyat", dan sebagainya.
Sementara itu, Jalan WR Supratman depan Polda Bali dialihkan sementara waktu karena adanya demonstrasi tersebut. Masyarakat atau pengendara dialihkan menuju Jalan Suli-Jalan Kamboja dan jalur alternatif lain.
(iws/iws)