Internasional

Debat Panas dan Cekcok di Gedung Putih Berujung Trump Usir Zelensky

Novi Christiastuti - detikBali
Sabtu, 01 Mar 2025 17:40 WIB
Trump dan Zelensky cekcok dalam pertemuan di Ruang Oval Gedung Putih pada Jumat (28/2) waktu setempat. (Foto: AFP/SAUL LOEB)
Denpasar -

Pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Ruang Oval, Gedung Putih, awalnya berlangsung lancar. Namun, suasana berubah tegang setelah keduanya terlibat adu mulut, yang berujung Trump mengusir Zelensky dari ruangan. Debat panas itu juga melibatkan Wakil Presiden AS JD Vance.

Hanya dalam hitungan menit, momen diplomatik yang dimaksudkan sebagai langkah menuju perdamaian antara Ukraina dan Rusia berubah menjadi perselisihan. Ketegangan meningkat setelah Trump menunjukkan pendekatan lebih lunak terhadap Rusia, yang menjadi musuh bebuyutan Ukraina. Pekan lalu, Trump bahkan menyebut Zelensky sebagai 'diktator'.

Meski demikian, dalam 40 menit pertama, kedua pemimpin tetap menampilkan sikap ramah di hadapan wartawan. Melansir detikNews, Sabtu (1/3/2025), Trump dan Zelensky yang sama-sama memiliki pengalaman tampil di televisi tampak memahami cara menjaga citra di depan kamera.

Mereka berjabat tangan, dengan Trump sempat memuji pakaian Zelensky. Zelensky yang merupakan mantan komedian pun berusaha menjaga suasana tetap santai saat menjawab pertanyaan wartawan.

Namun, situasi tiba-tiba berubah drastis, menciptakan salah satu momen paling tegang yang pernah terjadi di Ruang Oval.

Zelensky Disebut Tak Tahu Berterima Kasih

Wakil Presiden AS JD Vance dinilai sebagai pemicu ketegangan dalam pertemuan itu. Vance, yang dikenal sebagai pendukung setia Trump, menuduh Zelensky 'tidak tahu berterima kasih' atas bantuan AS. Pernyataan ini muncul saat Zelensky mempertanyakan seruan Vance terkait 'diplomasi' dengan Rusia.

"Saya pikir kurang ajar jika Anda datang ke Ruang Oval dan memperkarakan hal ini di depan media Amerika," ujar Vance yang duduk di sofa dekat kedua pemimpin itu.

Ketegangan semakin memanas ketika Zelensky melipat tangannya dan bertanya apakah Vance pernah ke Ukraina. Vance membalas dengan menuduh Zelensky menjalankan 'tur propaganda'.

Trump marah! Baca di halaman selanjutnya..



Simak Video "Video Putin Berpikir, Konflik dengan Ukraina Akan Segera Berakhir"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork