Korban Meninggal Pikap Terbalik Jadi 2 Orang, Sopir Belum Tersangka

Karangasem

Korban Meninggal Pikap Terbalik Jadi 2 Orang, Sopir Belum Tersangka

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Rabu, 25 Jan 2023 17:35 WIB
Korban lakalantas mobil pikap yang masih dirawat di RSUD Kabupaten Karangasem Selasa (24/1/2023). (I Wayan Selamat Juniasa)
Korban laka lantas mobil pikap dirawat di RSUD Karangasem, Bali, Selasa (24/1/2023). Foto: I Wayan Selamat Juniasa
Karangasem -

Korban meninggal akibat kecelakaan pikap terbalik di Kabupaten Karangasem, Bali, bertambah menjadi dua orang. Sopir pikap dengan nomor polisi DK 8256 TF yang dikendarai I Wayan Natra asal Kecamatan Kubu, belum ditetapkan sebagai tersangka.

Sebelumnya satu orang meninggal dunia atas nama Ni Nyoman Rawit di RSUD Karangasem karena kondisinya terus menurun. Kini korban kedua meninggal dunia atas nama Ni Nengah Rakna.

Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUP Prof Ngoerah Denpasar akibat mengalami cedera kepala berat. Sementara itu, sampai saat ini tiga korban masih menjalani perawatan di RSUD Karangasem, dan satu orang lainnya dirawat di RSUP Prof Ngoerah.


"Korban meninggal bertambah menjadi dua orang, keduanya merupakan rombongan pamedek," kata Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Wahyu Joko Nugroho, Rabu (25/1/2023).

Meski dua orang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut, sopir pikap belum ditetapkan sebagai tersangka. Sampai saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan di Polres Karangasem.

"Kasus ini masih dalam proses penyidikan, setelah nanti dilakukan gelar perkara baru bisa ditetapkan tersangka," kata AKP Nugroho.

Paman salah satu korban, Wayan Mastra mengatakan keponakannya I Kadek Desta, siswa kelas III SDN 3 Sibetan masih menjalani perawatan secara intensif di RSUP Prof Ngoerah. Desta juga akan menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya.

Mastra pun berharap operasi berjalan lancar sehingga keponakannya bisa kembali pulih seperti semula. "Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif, ternyata ada keretakan dan gumpalan darah di kepala ponakan saya sehingga harus dilakukan operasi," kata Mastra.

Diberitakan sebelumnya, pikap mengangkut 11 pamedek setelah sembahyang di Pura Dalem Puri Besakih terbalik dan menimpa enam siswa SD saat pulang sekolah di Karangasem. Kecelakaan terjadi di Jalur Selat-Bebandem, Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Senin (24/1/2023).

Sopir mengaku mengantuk dan menyebabkan kurang kesadaran hingga membuat mobil oleng. Akibatnya laju kendaraan tidak bisa dikendalikan, sehingga membuat pikap terjatuh dan terbalik. Akibat kecelakaan itu, seluruh penumpang ikut terjatuh, mobil juga menimpa enam siswa SD.



Simak Video "Ilmuwan Israel Ciptakan Robot Pengendus dengan Antena Belalang"
[Gambas:Video 20detik]
(irb/hsa)