Kisah VJ; Napi Perempuan yang Melahirkan-Rawat Anak di Lapas Kerobokan

Badung

Kisah VJ; Napi Perempuan yang Melahirkan-Rawat Anak di Lapas Kerobokan

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Senin, 28 Nov 2022 21:26 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
ilustrasi penjara (Foto: Ilustrasi/Thinkstock)
Badung -

Sebanyak tiga warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Kerobokan kini tengah merawat anaknya di dalam penjara. Salah satu narapidana perempuan itu berinisial VJ (31).

VJ menceritakan kisahnya hidup bersama sang buah hati berusia lebih dari 10 bulan di dalam penjara. VJ mengaku dirinya ternyata hamil usai ditangkap.

"Awalnya kan terjerumus di narkoba, itu juga karena ada perlu uang, biaya besar. Setelah itu hampir setahun saya menggeluti narkoba, saya ditangkap dan pada saat ditangkap itu saya enggak tahu saya hamil," tutur VJ kepada detikBali, Senin (28/11/2022).


VJ mengaku terpaksa mengedarkan narkoba demi biaya perawatan rumah sakit kakaknya yang terkena penyakit jantung. Karena itu, VJ perlu uang yang cukup besar demi membiayai kakaknya.

Pada saat itu, VJ memberikan down payment (DP) berupa sertifikat tanah dan segala macam kepada pihak rumah sakit. Hal itu dilakukan agar VJ diberikan penundaan pembayaran.

Saat mencari duit untuk demi biaya sang kakak itulah VJ akhirnya ikut dalam peredaran gelap narkoba setelah dikenalkan oleh temannya. Sebab, bos narkoba itu memberikan VJ pinjaman Rp 50 juta untuk biaya rumah sakit kakaknya.

"Mau enggak mau saya harus (mengedarkan narkoba). Ada bos di dalam ngasih saya pinjam uang Rp 50 juta, dan itu saya pakai bayar rumah sakit. Meskipun mengecewakan ujung-ujungnya kakak saya meninggal," ungkapnya.

VJ akhirnya ditangkap petugas dari Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Bali pada Mei 2021 lalu. Ia ditangkap di bilangan Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, bersama pacarnya.

Setelah ditangkap, VJ ditempatkan di ruang penyidikan oleh polisi. Setelah hampir sepekan berada di ruang penyidikan, VJ merasakan mual dan akhirnya baru menyadari bahwa dirinya sudah telat datang bulan.

Ia kemudian meminta pacarnya menitipkan kepada orang lain untuk membeli tespek. Pada saat dilakukan tes, ternyata benar bahwa dirinya sedang mengandung buah hati. Mau tak mau, ia pun harus menerima kondisinya yang sedang hamil saat ditangkap polisi.

"Ya sudah, antara senang (dan) sedih, soalnya kan kalau dari awal tahunya hamil enggak saya (mengedarkan narkoba), langsung saya berhenti. Setelah itu, mau enggak mau kita harus terima (kalau sedang hamil)," jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, proses hukum yang dihadapi oleh VJ terus berlanjut dan akhirnya divonis selama enam tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Sementara itu, pacar VJ divonis lebih rendah yakni empat tahun enam bulan.

Setelah vonis, VJ menjalani masa pidana di Lapas Perempuan Kelas II-A Kerobokan. Sementara pacarnya menjalani pidana di Lapas Narkotika Kelas II-A Bangli.

Halaman selanjutnya: Detik-detik Melahirkan...



Simak Video "Terima Nasib, Napi di Surabaya Harus Kembali Ditahan Usai Melahirkan"
[Gambas:Video 20detik]