Polisi Selidiki Dugaan Open BO soal Pria Tewas Cekcok dengan Cewek MiChat

Round Up

Polisi Selidiki Dugaan Open BO soal Pria Tewas Cekcok dengan Cewek MiChat

Tim detikBali - detikBali
Jumat, 18 Nov 2022 09:23 WIB
Seorang polisi berinisial FNS (22) tewas gegara cekcok dengan wanita yang diduga menawarkan layanan seks via aplikasi MiChat. Polisi itu tewas di Hotel Permata Dana di Jalan Pidada V, Kelurahan Ubung, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, Rabu, (16/11/2022). detikBali sempat melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) kasus dugaan penganiyaan yang berujung menghilangkan nyawa tersebut. detikBali tiba di sana sekitar pukul 15.15 Wita. Foto: I Wayan Sui Suadnyana
Suasana hotel di Jalan Pidada, Ubung, Denpasar, yang menjadi TKP kasus penikaman seorang polisi berinisial FNS (22) hingga tewas gegara cekcok dengan wanita yang dikenalnya melalui aplikasi MiChat. (Foto: Sui Suadnyana/detikBali)
Denpasar -

Polisi selidiki dugaan open booking out atau yang dikenal dengan istilah Open BO dalam kasus penikaman seorang anggota polisi inisial FNS di Denpasar, Bali. Anggota Badan Pemeliharaan Keamanan (Barhakam) Polri asal Sulawesi Selatan itu tewas ditikam di sebuah hotel di Jalan Pidada, Ubung, Denpasar, setelah terlibat cekcok dengan seorang wanita yang dikenalnya melalui aplikasi MiChat.

"(Soal dugaan open BO), itu masih dalam proses juga. Itu masih didalami seperti apa motifnya nanti akan diproses sesuai dengan pasal yang disangkakan," kata Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (17/11/2022).

FNS yang tewas usai cekcok dengan cewek MiChat itu mengalami luka tusuk di leher. Ia tewas ditusuk satu kali menggunakan pisau.


"(Kondisi luka) di bagian leher. (Ditusuk) satu kali menggunakan pisau. Pisaunya pelaku," kata Carlos.

Meski begitu, Carlos mengaku hingga kini belum mengetahui seberapa dalam luka tusukan tersebut hingga korban meninggal dunia. Menurutnya, saat inimasih dalam proses autopsi.

"Mungkin nanti dari hasil autopsi. Autopsi oleh tim kesehatan," jelas Carlos.

Dua Pelaku Ditangkap

Polisi menangkap dua orang pelaku penikaman hingga menyebabkan korban tewas. Kedua pelaku ternyata merupakan anak di bawah umur. Keduanya berinisial F (16) dan A (15) dan kini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polresta Denpasar.

Pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar pada Rabu (17/11/2022).

"Pelakunya sudah ditangkap dua orang inisial F dan A," kata Kapolsek Denpasar Utara Itu I Putu Carlos Dolesgit, Kamis (17/11/2022).

Kedua pelaku memiliki peran berbeda saat penganiayaan yang bermula dari cekcok dengan cewek MiChat tersebut. Keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka dan diganjar dengan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 338 KUHP.

"Pelaku F nusuk, pelaku A nendang sekali," ujar Carlos.

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota polisi inisial FNS (22) tewas ditikam usai terlibat cekcok dengan cewek yang dia kenal dari aplikasi MiChat. Korban disebut merupakan anggota pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.

Insiden berawal saat korban datang ke V Hotel di Jalan Pidada, Ubung, Denpasar, untuk menemui cewek MiChat inisial Luh KDS, Rabu (16/11/2022) dini hari. Tetapi, cekcok terjadi ketika korban meminta kembali uang yang sebelumnya sudah dia transfer ke rekening KDS.

KDS menolak hingga terjadi adu mulut. KDS kemudian berteriak minta tolong hingga didengar oleh pengunjung hotel termasuk pelaku.

Sontak, pelaku bersama beberapa tamu hotel bergegas menghampiri KDS dan FNS yang saat itu masih terlibat adu mulut. Keributan pecah. Pelaku langsung menikam korban hingga lehernya bersimbah darah. Usai penikaman itu, korban dilarikan ke RSUD Wangaya di Jalan Kartini Denpasar dan dinyatakan meninggal.



Simak Video "Penjualan Betutu Khas Gilimanuk Laris Manis saat Libur Nataru"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/dpra)