Kakek WN Prancis Tewas di Vila Kerobokan Usai Pesta Miras sampai Pagi

Kakek WN Prancis Tewas di Vila Kerobokan Usai Pesta Miras sampai Pagi

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Rabu, 19 Okt 2022 21:08 WIB
Bule Perancis bernama Badin Marc (61) ditemukan tewas di Villa MJR, Banjar Dukuh Sari, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (19/10/2022). (Dok. Polres Badung)
Bule Perancis bernama Badin Marc (61) ditemukan tewas di Villa MJR, Banjar Dukuh Sari, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (19/10/2022). (Dok. Polres Badung)
Denpasar -

Seorang kakek berkebangsaan Prancis bernama Badin Marc (61) ditemukan tewas di Villa MJR, Jalan Pekandelan Nomor 36, Banjar Dukuh Sari, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (19/10/2022). Bule itu diketahui sempat pesta miras bersama temannya sampai.

"Korban meninggal dalam posisi tidur terlentang di atas tempat tidur dan masih menggunakan pampers," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Iptu I Ketut Sudana dalam keterangannya kepada detikBali, Rabu (19/10/2022).

Sudana menjelaskan, bule Prancis itu ditemukan meninggal dunia di atas tempat tidur dengan posisi terlentang dengan kepala mengarah ke tenggara. Tangan kirinya terlipat di sebelah kepala dan tangan kanan terlipat menyentuh dada sebelah kanan. Polisi juga menemukan obat-obatan pada dompet sang bule.


"Korban diketahui mengidap diabetes sudah lama. Korban akan memakai insulin disaat makan dan pada waktu minum korban tidak sedang dalam keadaan insulin," jelas Sudana.

Sudana menjelaskan, bule itu awalnya minum bertiga bersama temannya yang juga WN Perancis bernama Goret Jacques Bernard hingga sekitar pukul 02.00 Wita. Sekitar 30 menit kemudian, bule yang tewas tersebut pamit untuk tidur.

"Saat pamit korban mengatakan ingin bertemu ibunya yang sudah meninggal dan temannya mengatakan 'selamat tidur and see you tomorrow'," jelas Sudana.

Kemudian sekitar pukul 07.15 Wita, Goret Jacques Bernard ingin membangunkan temannya. Sebab biasanya yang bersangkutan bangun pagi-pagi. Namun Goret Jacques Bernard terkejut karena melihat temannya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Pada saat ditemukan meninggal, Goret Jacques Bernard sempat berupaya untuk membetulkan posisi jenazah temannya dengan menaruh tangan di depan dada namun tidak bisa karena sudah kaku. Setelah itu, Goret Jacques Bernard langsung menghubungi pemilik vila bernama I Ketut Sudastra.

Mendapat informasi itu, pemilik vila kemudian menghubungi Kaling Banjar Dukuh Sari dan memberitahukan perihal kejadian. Informasi itu lalu diteruskan kepada pihak kepolisian.

Tim identifikasi Polres Badung kemudian datang ke lokasi kejadian sekitar pukul 11.15 Wita dan melaksanakan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Dari identifikasi itu, yang bersangkutan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 5 jam sebelumnya.

"Korban dinyatakan meninggal dunia kurang lebih 4 sampai 5 jam, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tangan sebelah kanan terdapat tanda lebam diperkirakan karena gigitan korban saat menahan sakit," jelas Sudana.

Selain itu, dari anus jenazah nampak mengeluarkan kotoran dan dari kemaluan juga mengeluarkan air mani. Jenazah WN Perancis itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah Denpasar sekitar pukul 12.00 Wita.



Simak Video "Penampakan Barbuk dari Penangkapan Sindikat Pengedar Uang Palsu di Badung"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/hsa)