Jokowi 2 Hari di Bali, Polda Kerahkan 1.148 Personel

I Wayan Sui Suadnyana - detikBali
Senin, 03 Okt 2022 21:28 WIB
Gelar apel pasukan pengamanan Presiden Jokowi di Nusa Dua. (Dok. Polda Bali)
Foto: Gelar apel pasukan pengamanan Presiden Jokowi di Nusa Dua. (Dok. Polda Bali)
Badung -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana menghadiri dua pertemuan internasional dan temu bisnis di Bali. Sebanyak 1.148 personel kepolisian diturunkan guna bersiaga melakukan pengamanan kunjungan kerja presiden.

Kapolda Bali Irjen Putu Jayan Danu Putra mengatakan, pihaknya di Polda Bali bersama jajaran komponen lainnya melakukan pengamanan. Pengamanan dilakukan dengan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Operasi Puri Agung VIII-2022.

"Operasi pengamanan ini akan berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 4 sampai dengan 7 Oktober 2022. Dalam operasi ini, Polda Bali melibatkan 1.148 personel," kata Putu Jayan saat apel Operasi Puri Agung VIII-2022 di Nusa Dua, Senin (3/10/2022).


Menurut Kapolda, sebanyak 1.148 personel tersebut terdiri dari personel Polda Bali, Polresta Denpasar dan di-backup Mabes Polri dan komponen pengamanan lainnya. Operasi pengamanan kali ini juga turut didukung Forum Sipandu Beradat.

Putu Jayan mengungkapkan, Jokowi akan menghadiri World Conference On Constitutional Justice (WCCJ) ke-5. WCCJ kali ini diadakan di Indonesia dan Mahkamah Konstitusi ditunjuk sebagai penyelenggara.

"Event WCCJ merupakan konferensi peradilan konstitusi sedunia yang memfasilitasi dialog yudisial antarperadilan konstitusi dalam skala global. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama empat hari mulai dari tanggal 4 sampai dengan 7 Oktober 2022 bertempat di BNDCC, Nusa Dua," ujar Putu Jayan.

Pertemuan WCCJ dilaksanakan secara daring maupun luring. Pertemuan akan dihadiri oleh perwakilan Mahkamah Konstitusi dari 118 negara.

"Terkait dengan pertemuan tersebut Bapak Presiden rencananya akan melaksanakan kegiatan kunjungan kerja di Bali dari tanggal 5 dan 6 Oktober 2022," terang Kapolda.

Pertemuan internasional yang kedua dihadiri Presiden yakni kegiatan sherpa track Presidensi G20 World Conference on Creative Economy. WCCE merupakan forum pertemuan internasional antarberbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pikiran dan pengalaman, menyusun panduan kebijakan serta mewujudkan kerjasama konkrit dalam ekonomi kreatif.

Pertemuan WCCE dilaksanakan selama tiga hari dari 5 sampai 7 Oktober 2022 di BICC, Nusa Dua. Pertemuan akan dihadiri negara-negara anggota G20 mulai dari level menteri, senior official dan pejabat tinggi organisasi internasional terkait.

Selain menghadiri dua pertemuan internasional, menurut Putu Jayan, Jokowi juga bakal menghadiri kegiatan temu bisnis (business matching) produk dalam negeri (PDN) tahap IV tahun 2022. Kegiatan akan dilaksanakan oleh Polri.

Business matching produk dalam negeri (PDN) tahap IV tahun 2022 berlangsung selama dua hari dari 6 sampai 7 Oktober 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Tujuannya guna mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk menyediakan produk-produk dalam negeri yang berkualitas.

"Selain itu kegiatan ini ada untuk mempercepat realisasi belanja produk dalam negeri pada akhir tahun 2022 dan mempertemukan pelaku usaha dalam negeri dengan kementerian, lembaga, Pemerintah daerah dan BUMN untuk persiapan program pengadaan barang/jasa tahun anggaran 2023," jelas Kapolda.



Simak Video "Jokowi Ogah Cabut Larangan Ekspor Nikel Meski RI Kalah di WTO "
[Gambas:Video 20detik]
(hsa/dpra)