Kisah Nelayan Karangasem yang Selamat Setelah Terombang-ambing di Laut

Kisah Nelayan Karangasem yang Selamat Setelah Terombang-ambing di Laut

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Rabu, 28 Sep 2022 13:19 WIB
Nelayan Karangasem Ditemukan Selamat
Foto: I Ketut Diarsa saat ditemui di rumahnya di Banjar Dinas Tukad Item, Desa Seraya Timur, Karangasem (I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Karangasem -

I Ketut Diarsa (46) seorang nelayan asal Banjar Dinas Tukad Item, Desa Seraya Timur, Karangasem bisa berkumpul kembali dengan keluarga. Sebelumnya dia mengalami musibah jukung terbalik akibat dihantam gelombang dan sempat terombang-ambing selama 6 jam di tengah laut. Akibat kejadian tersebut Diarsa sempat disuruh untuk berhenti melaut oleh anaknya.

"Kemarin begitu saya sampai di pesisir pantai, anak dan istri saya sempat menangis karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada saya. Saat itu juga anak saya sempat menyuruh untuk berhenti melaut," kata Diarsa saat ditemui di rumahnya di Banjar Dinas Tukad Item, Desa Seraya Timur, Rabu (28/9/2022).

Tapi, keinginan anaknya tersebut tidak bisa dituruti. Karena melaut merupakan pekerjaan satu-satunya yang ia jalani dan sebagian besar masyarakat yang ada di Banjar Dinas Tukad Item merupakan seorang nelayan. Jadi Diarsa mengaku akan tetap melaut, karena apapun yang terjadi saat melaut merupakan sebuah resiko pekerjaan.


Diarsa menceritakan awalnya saat ia pergi melaut sekitar pukul 04.00 Wita cuaca saat itu biasa-biasa saja. Tapi saat tiba di tengah lautan tiba-tiba gelombang menjadi tinggi dan angin juga berhembus sangat kencang. Sehingga membuat jukungnya terbalik.

"Ombaknya sangat tinggi hingga menghantam layar, kalau tidak kena layar mungkin jukung saya tidak terbalik. Saat jukung terbalik saya langsung berpegangan di salah satu bagian jukung," kataDiarsa.

Diarsa mengaku beruntung karena saat jukungnya terbalik, HP yang ia bawa di taruh di dalam ember yang tertutup rapat. Sehingga masih bisa digunakan untuk menghubungi saudaranya untuk meminta bantuan.

Kalau HP tersebut ia taruh di saku celana atau yang lainnya ia tidak tahu harus berbuat apa. Apalagi saat itu masih dalam kondisi gelap sehingga saat jukungnya terbalik tidak ada yang mengetahui.

"Saat itu, perasaan saya gak karuan dan sangat takut karena saya terus dihantam gelombang dan terbawa arus cukup jauh hingga membuat tenaga saya cukup terkuras tapi saya tetap berusaha bertahan sambil menunggu bantuan datang," kata Diarsa.

Simak lanjutan kisahnya di halaman berikut



Simak Video "Perahu Terbalik di Kedungombo Gegara Selfie, 6 Orang Tewas-3 Hilang"
[Gambas:Video 20detik]