Besok Tarif Ojol Naik, Menhub: Tak Mungkin Senangkan Semua Pihak

Besok Tarif Ojol Naik, Menhub: Tak Mungkin Senangkan Semua Pihak

Tim detikfinance - detikBali
Jumat, 09 Sep 2022 16:37 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi
Foto: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi (Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menjelaskan, pihaknya telah mendengarkan berbagai pihak dalam penyesuaian atau kenaikan tarif ojek online (ojol). Hal itu terbukti dari mundurnya kenaikan tarif tersebut.

Tarif ojol yang baru akan berlaku 10 September 2022 atau besok. Ia menyadari, kebijakan tersebut tidak bisa menyenangkan semua pihak.

"Tentu hal-hal ini kita dengarkan semuanya, tidak mungkin kita memberikan suatu menyenangkan semua pihak," katanya di Jakarta, Jumat (9/9/2022), dikutip dari detikFinance.


Dia menjelaskan, kenaikan tarif ojol ini berkisar antara 8 sampai 13%. Namun di sisi lain, pihaknya memangkas biaya untuk aplikator dari 20% menjadi 15%.

"Jadi sebenarnya naiknya cuma 5% ya, naiknya 5% tapi manfaat yang diperoleh 15% jadi ini satu kesepakatan lah bersama," ujarnya.

Dalam kebijakan ini, Budi mengatakan pihaknya tidak melakukan pemungutan suara terbanyak. Kembali, dia mengatakan, mendengarkan masukan dari semua pihak.

"Tidak ada voting tapi kita mendengarkan semua pihak. Insya Allah ini baik dari beberapa sampling yang kita dengarkan kepada pengguna dan pengendara mereka rata-rata puas dengan kondisi ini," katanya.



Simak Video "Yang Bahagia dan Khawatir Saat Tarif Ojol Resmi Naik"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)