Pro Kontra Mangga Rp 15 Ribu di Bali, Pedagang: Harga Wajar

Triwidiyanti - detikBali
Selasa, 23 Agu 2022 15:52 WIB
Suasana Pasar Taman Sari Kerobokan pasca viralnya harga satu buah mangga Rp15 ribu di TikTok
Suasana Pasar Taman Sari Kerobokan pasca viralnya harga satu buah mangga Rp15 ribu di TikTok. Foto: Triwidiyanti
Badung -

Nonika Dulcie Belarosa pedagang asal Banyuwangi pemilik Toko Buah Nusantara di Pasar Taman Sari Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung yang viral karena menjual sebuah mangga arumanis dipatok Rp 15 ribu ke seorang bule mengaku biasa saja saat menanggapi dirinya viral di TikTok.

"Perasaan saya biasa saja ya. Karena menurut saya, saya sudah menjual dengan rule yang benar. Harga itu normal karena memang mangga lagi langka di Bali," ujarnya saat ditemui detikBali di Pasar Tamansari Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Selasa (23/4/2022).

Pedagang buah yang sudah berjualan selama dua tahun ini mengatakan, saat turis asing yang diketahui warga Jerman dan tinggal di Seminyak itu membeli mangganya, dia tidak menyangka jika bule tersebut memvideokannya.



"Saya baru tau setelah teman-teman saya kirim share di TikTok itu kata teman saya viral. Saya mana bisa update liat media sosial karena anak saya tiga dan saya nggak tau dia videokan dia nggak minta izin," katanya.

Menurutnya, untuk harga satu buah mangga yang ia jual Rp 15 ribu adalah hal yang wajar karena kondisi saat ini sedang tidak musim buah mangga. Jika musim, ia menjual mangga arumanis dengan harga murah.

"Kalau musim saya pasti ambil keranjangan itu biasanya isinya 60 kg. Kita ambil dari Buleleng mangga ini tapi kalau lagi nggak musim saya ambil kiloan, paling 20 kg," tuturnya.

Saat kondisi mangga langka rata-rata ia jual sekilo Rp 38 ribu - Rp 40 ribu.

"Itu juga paling dapat 2 biji, nah si bule Jerman itu belinya bijian, ya saya kasih harga Rp 15 ribu sudah wajar dan lagi dia minta kupasin di pasar, mana ada yang minta dikupasin yang ada di supermarket kan. Itu kan Rp 15 ribu setengah kilo ya sebiji," imbuhnya.

Nonika menegaskan dirinya tidak pilih-pilih pembeli. Baik warga asing dan lokal ia jual buah dengan harga yang sama. Ia pun mengaku hanya mengambil untung Rp 3 ribu - Rp 5 ribu.

Pasca kejadian ini, Nonika mengaku tidak peduli dengan omongan netizen karena menurutnya dia tidak salah.

Nonika kemudian menceritakan bahwa sang bule usai videonya viral, kembali ke toko buahnya.

"Dua hari yang lalu ke sini, dia nyari mangga lagi tapi karena masih mentah saya sarankan dua hari lagi datang. Dia nggak video lagi," jelasnya

Sementara itu, pedagang buah lain di pasar tersebut Ni Nyoman Dira mengaku dirinya menjual mangga dengan harga Rp 37 ribu/kg.

Ditanya apakah harga tersebut merupakan harga normal menurutnya saat ini harga sedang mahal karena mangga dalam kondisi langka. Pun soal rekannya yang menjual satu buah Rp 15 ribu menurutnya adalah wajar.

"Iya karena mangga sedang nggak ada barangnya. Kalau lagi musim banyak saya jual sekilo Rp 15 ribu, kalau sekarang memang mangga belum musim," katanya.




Simak Video "Mengenal Situs To' Pao yang Jadi Saksi Sejarah Mamasa"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)