Ombak Pantai Medewi Jadi Favorit Para Peselancar

I Ketut Suardika - detikBali
Minggu, 14 Agu 2022 03:00 WIB
Jembrana -

Pantai Medewi yang berada di Kabupaten Jembrana, merupakan salah satu pantai yang menjadi objek wisata favorit bagi peselancar baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Karena ombaknya yang khas dan menantang, sehingga banyak surfer yang datang ingin mencobanya.

Dari segi pantai, Medewi mempunyai pantai yang panjang dan memiliki jenis karakter ombak yang berbeda. Ada jenis ombak yang cepat (fast) dan ada juga pelan (slow). Selain itu ada juga ombak yang membentuk lingkaran sangat cocok untuk perlombaan selancar. Sehingga tidak sedikit para surfer atau peselancar dari yang menengah hingga profesional senang berburu karakter ombak seperti ini.

Meski pantainya tanpa pasir putih dan banyak bebatuan di bibir pantai, namun, ombaknya yang sangat panjang dan menantang menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka yang punya hobi berselancar.



Potensi dan karakter pantai inilah yang dimanfaatkan oleh warga Desa Medewi untuk dijadikan promosi wisata olahraga berselancar. Seperti yang dilakukan salah satu komunitas Medewi Board Riders (MBR) membuat event tahunan lomba berselancar yang dikemas dengan Medewi Board Riders Challenge 2022.

"Ini bagian dari promosi pantai kami, Medewi ini. Supaya mereka tamu-tamu dari luar negeri itu, tahu bahwa di sini ada ombak bagus, ombak panjang. Di samping juga tujuan kita ini untuk mensupport daripada anak-anak next generasi yang jadi penerus daripada kita-kita yang sudah tua," kata Ahadi (41), ketua panitia Medewi Board Riders Challenge 2022, ditemui detikBali di lokasi lomba, Sabtu (13/8/2022).

Menurut Ahadi, event yang di gelar setiap tahun ini, baru yang pertama sejak masa pandemi dua tahun lalu yang tidak bisa digelar. "Sejak covid baru kali ini diadakan lagi," ujarnya.

Untuk peserta, tidak hanya peselancar lokal Jembrana dan Bali. Namun banyak juga peserta luar Bali, seperti dari Lombok, Sumbawa, bahkan ada juga yang dari luar negeri yakni Australia dan Jerman.

"Total peserta ada sekitar 80 peselancar dari lokal dan luar Bali juga ada," jelasnya.

Kunjungan wisatawan asing ke Pantai Medewi saat ini, lanjut Ahadi, sudah mulai ada peningkatan. Meski tidak seramai sebelum pandemi. Sebagian besar wisatawan merupakan penggemar surfing.

"Untuk saat ini, wisatawan sudah mulai ada kunjungan. 98 persen tamu yang berkunjung adalah pemain surfing," ungkapnya.

Selain meregenerasi anak-anak pesisir sebagai tuan rumah yang nantinya mempunyai peran penting dalam memajukan pariwisata khususnya wisata berselancar, Ahadi berharap, dengan adanya event ini bisa kembali menjadikan semangat baru untuk membangkitkan pariwisata khususnya pantai Medewi.

"Semoga ke depan bisa normal kembali kunjungan wisata ke Medewi," harapnya.


(nor/nor)