Melihat Gaun Plastik Merah Putih Rancangan Seniman Recycle Karangasem

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Rabu, 10 Agu 2022 20:01 WIB
I Gusti Lanang Mantra saat ditemui di lokasi pembuatan gaun dari plastik bekas bernuansa merah putih
Foto: I Gusti Lanang Mantra saat ditemui di lokasi pembuatan gaun dari plastik bekas bernuansa merah putih (I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Karangasem -

Seorang seniman recycle asal Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem kembali membuat sebuah inovasi dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Kali ini bertepatan dengan momen hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-77 ia membuat sebuah inovasi berupa gaun dengan nuansa merah putih.

Gaun tersebut akan digunakan saat fashion show di atas Dam Arca yang ada di Desa Menanga setelah selesai melaksanakan upacara bendera 17 Agustus.

"Nanti setelah selesai melaksanakan upacara bendera di Dam Arca, kita akan melakukan fashion show di atas air Dam Arca dengan menggunakan lima buah gaun yang terbuat dari bahan bekas dan salah satunya adalah gaun yang bernuansa merah putih yang terbuat dari plastik bekas," kata I Gusti Lanang Mantra (57) saat ditemui di Desa Menanga, Rabu (10/8/2022).


Lanang Mantra mengaku terinspirasi untuk membuat sebuah gaun dari plastik bekas bernuansa merah putih karena sempat melihat sebuah plastik bekas pembungkus janur yang akan dibuang oleh temannya. Selain itu juga bertepatan dengan momen hari Kemerdekaan RI yang ke-77 sehingga ia berusaha untuk mencari plastik bekas berwarna merah. Ia juga mengaku seluruh bahan yang digunakan berbahan dasar plastik.

Selama proses pembuatan gaun plastik bekas tersebut ia mengaku tidak menemukan kendala yang berarti. Karena bentuk gaunnya fleksibel berapapun nanti ukuran tubuh model yang akan menggunakannya nanti bisa diatur.

"Untuk proses pembuatannya itu tidak terlalu sulit, biayanya juga sangat minim. Untuk satu gaun merah putih ini paling tiga jam sudah selesai karena bentuknya fleksibel," kata Lanang Mantra yang juga tergabung dalam komunitas peduli sampah plastik.

Lanang Mantra juga mengatakan saat melaksanakan fashion show nanti. Pihaknya juga akan mengedukasi masyarakat terutama kalangan pelajar yang masih SD, SMP maupun SMA untuk tidak membuang sampah plastik sembarangan. Karena dampak dari itu sangat tidak baik dan kalau bisa barang bekas yang terbuat dari plastik itu dimanfaatkan menjadi sebuah kerajinan sesuai dengan kreativitas masing-masing.

Ia juga mengaku untuk ke depannya akan terus berinovasi untuk membuat sebuah kerajinan lainnya dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ia temukan. Sehingga bisa menjadi barang dengan nilai seni yang tinggi dan bisa dimanfaatkan tentunya.

"Setiap saya menemukan barang bekas yang masih lumayan bagus saya selalu bawa pulang untuk dikumpulkan. Karena suatu saat ide akan muncul secara tiba-tiba. Sehingga saat ide itu muncul bahan sudah ada tinggal dikerjakan saja," kata Lanang Mantra.



Simak Video "Makna 'Langkah' di Balik Perayaan 25 Tahun Desainer Denny Wirawan"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)