Jadi Primadona, 1.000-an Pendaki Akan Kibarkan Bendera di Puncak Agung

Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Selasa, 09 Agu 2022 15:42 WIB
Salah seorang pendaki saat berada di puncak Gunung Agung, Karangasem, Bali.
Salah seorang pendaki saat berada di puncak Gunung Agung, Karangasem, Bali. (Foto: IST)
Karangasem -

Keindahan Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali seperti masih menjadi spot favorit atau primadona bagi para pendaki untuk melaksanakan upacara bendera saat hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Termasuk saat saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77 tahun 2022 ini.

Kenapa Gunung Agung menjadi tempat favorit para pendaki untuk melaksanakan upacara bendera saat hari Kemerdekaan RI? Itu karena sampai saat ini keindahan Gunung Agung masih tetap terjaga.


Selain itu, pemandangan sangat indah sehingga bisa memanjakan mata para pendaki meski sudah beberapa kali melakukan pendakian tapi tidak pernah ada rasa bosan.


"Saat momen hari Kemerdekaan tahun ini kemungkinan bisa sampai seribu orang yang akan melakukan pendakian ke Gunung Agung dari berbagai jalur yang ada. Itu berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya terutama saat sebelum adanya pandemi COVID-19,"kata I Wayan Ardana (29) yang merupakan Ketua Forum Pendakian Gunung Agung Jalur SGP (Sawarung Gawe Puregai), Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Selasa (9/8/2022).


Ardana menambahkan, di setiap momen Kemerdekaan RI, para pendaki selalu membludak untuk melakukan pendakian ke Gunung Agung.

Baik pendaki domestik seperti dari Bandung, Surabaya dan daerah lainnya, ataupun pendaki dari mancanegara dan beberapa pendaki lokal untuk ikut merayakan hari Kemerdekaan di puncak Gunung Agung sambil melaksanakan upacara bendera.


"Biasanya di momen Kemerdekaan RI lebih didominasi oleh pendaki domestik karena sambil melaksanakan upacara bendera di puncak Gunung Agung," kata Wayan Ardana.


Wayan Ardana mengatakan, biasanya para pendaki sudah mulai melakukan pendakian ke Gunung Agung dari beberapa jalur yang ada sejak tanggal 16 Agustus.

Kemudian sebelum mencapai puncak biasanya mereka membangun tempat camping sambil ngobrol dan menikmati sunset.

Setelah itu, keesokan harinya sekitar pukul 05:00 WITA para pendaki akan melanjutkan perjalanan menuju ke puncak sambil menikmati sunrise dan setelah mencapai puncak akan melaksanakan upacara bendera.


Untuk menghindari membludaknya pendaki saat berada di puncak Gunung Agung karena yang melakukan pendakian diperkirakan mencapai ribuan. Biasanya sesama pendaki dari beberapa jalur yang ada selalu melakukan koordinasi satu sama lain.


"Kita sesama pendaki selalu melakukan koordinasi karena ini demi kenyamanan bersama juga, tapi nanti kita lihat situasi di lapangan dulu kalau memang pendaki sangat membludak kita akan naik secara bergiliran," kata Wayan Ardana.


"Untuk tanggal 17 Agustus nanti rencananya akan ada rombongan dari Bandung, Jawa Barat untuk melaksanakan pengibaran bendera merah putih sepanjang 77 meter dan akan naik melalui jalur SGP," kata Wayan Ardana.


Selain itu, Wayan Ardana juga mengatakan bagi setiap pendaki saat melakukan pendakian diimbau untuk menggunakan jasa pemandu gunung yang ada di masing-masing jalur. Sehingga keamanan dan keselamatan para pendaki dapat terjaga. Selain itu, para pendaki juga diimbau untuk mentaati peraturan yang ada selama melakukan pendakian.



Simak Video "Saat Sirine Sambut Peringatan Detik-Detik Proklamasi di DIY"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)