Senator Australia Hina Bali 'Banyak Kotoran Sapi', Distan Ungkap Faktanya

I Wayan Selamat Juniasa - detikBali
Senin, 08 Agu 2022 14:55 WIB
Salah satu sapi milik peternak di Karangasem yang ada di kandang
Foto: Salah satu sapi milik peternak di Karangasem yang ada di kandang (I Wayan Selamat Juniasa/detikBali)
Karangasem -

Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Distan) Kabupaten Karangasem sangat menyayangkan pernyataan dari senator Australia yang menyatakan bahwa Bali banyak kotoran sapi. Padahal seluruh sapi yang ada di Bali dan Karangasem khususnya, semuanya di kandang sehingga tidak ada yang dilepasliarkan. Karena itu kotorannya jauh dari jalan raya apalagi tempat wisata.

Plt. Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Karangasem I Wayan Purna mengaku sangat menyayangkan pernyataan dari senator Australia tersebut karena itu tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan saat ini. Karena seluruh sapi sudah di kandang saat ini dan tidak ada yang dilepasliarkan.

"Sebagai salah satu Kabupaten dengan populasi sapi tertinggi kedua di Bali setelah Singaraja, yaitu dengan populasi sekitar 133.807 ekor. Tentu ini sangat saya sayangkan karena pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan," kata Wayan Purna, Senin (8/8/2022).


Wayan Purna juga mengatakan bahwa pihaknya sempat turun ke lapangan dan tidak ada sapi yang dilepasliarkan oleh pemiliknya. Bahkan beberapa peternak sapi justru membuat sebuah tempat yang permanen untuk menaruh sapi peliharaannya. Para peternak juga menaruh sapi jauh dari jalan raya sehingga kotorannya tidak mungkin sampai berserakan sembarangan.

"Mungkin yang dilihat oleh senator Australia ada kotoran sapi di jalan itu dulu sekitar belasan tahun yang lalu di wilayah tertentu yang ada di Bali. Tapi kalau saat ini semuanya sudah bersih karena sapi sudah di kandang semuanya," kata Wayan Purna.

Untuk saat ini wilayah yang ada di Kabupaten Karangasem yang populasi sapinya paling tinggi itu ada di wilayah Kecamatan Rendang yang mencapai 33 ribu ekor. Kemudian disusul oleh Kecamatan Kubu dan Abang dengan populasi yang tidak jauh berbeda. Karena memang hampir di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Karangasem ada yang menjadi peternak sapi.

Sebelumnya, Senator Australia Pauline Hanson dalam pidatonya menghina Bali dengan mengatakan kotoran sapi bertebaran di jalan. Ia mengungkapkan kekhawatirannya jika WN Australia rawan membawa wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) sepulang dari Bali karena menginjak kotoran sapi.



Simak Video "Momen Senator Australia Sebut Ratu Elizabeth II Penjajah saat Sumpah Jabatan"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)