Dirut BPJS Kesehatan Isyaratkan Tak Ada Kenaikan Iuran hingga 2024

Dirut BPJS Kesehatan Isyaratkan Tak Ada Kenaikan Iuran hingga 2024

Tim detikHealth - detikBali
Rabu, 06 Jul 2022 00:49 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti
Foto: Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti. (BPJS Kesehatan)
Jakarta -

Direktur Utama (Dirut) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan iuran peserta tidak akan berubah hingga tahun 2024. Besaran iuran akan sama seperti ketentuan sebelumnya.

"Kami berharap bahwa sampai tahun 2024 itu tidak ada kenaikan iuran," kata Ghufron dalam acara Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan tahun 2021, Selasa (5/7/2022).

Saat ini bagi masyarakat miskin dan tidak mampu yang terdaftar sebagai Peserta PBI, iurannya sebesar Rp 42.000. Iuran dibayarkan oleh pemerintah pusat, dengan kontribusi pemerintah daerah sesuai kondisi dan kemampuan fiskal tiap daerah.


Adapun rincian besaran iuran BPJS Kesehatan saat ini adalah:

-Kelas 1 sebesar Rp 150.000 per orang per bulan
-kelas 2 sebesar Rp 100.000 per orang per bulan
-kelas 3 sebesar Rp 35.000 per orang per bulan

Untuk iuran BPJS Kesehatan kelas 3 sebenarnya sebesar Rp 42.000 per bulan, namun pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 7.000.

"Kalau ada kenaikan iuran, sekarang saja kelas 3 membayar Rp 35 ribu yang harusnya Rp 42 ribu, itu saja, yang menunggak ada jutaan orang. Bayangkan kalau (iurannya) dua kali lipat ke Rp 75 ribu," pungkasnya.



Simak Video "Minta Tak Diskriminasi, BPJS Kesehatan Beberkan Inovasi Pelayanan Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(kws/kws)