Unik! Putu Darmawan Buat Bonsai Kelapa Berbentuk Vespa

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Sabtu, 02 Jul 2022 17:49 WIB
Putu Darmawan (45) ketika menunjukkan bonsai kelapa berbentuk Vespa miliknya pada Sabtu (2/7/2022) di Kebon Vintage Car Bali Museum & Resto yang beralamat di Jalan Tegal Harum No 13, Denpasar
Putu Darmawan (45) ketika menunjukkan bonsai kelapa berbentuk Vespa miliknya pada Sabtu (2/7/2022) di Kebon Vintage Car Bali Museum & Resto yang beralamat di Jalan Tegal Harum No 13, Denpasar. Foto: Ni Made Lastri Karsiani Putri
Denpasar -

Putu Darmawan (45), pria asal Klungkung, Bali mengubah bonsai kelapa menjadi miniatur Vespa yang sama persis dengan miliknya. Hal tersebut dilakukan untuk menunjukkan kecintaan pada Vespa.

"Semuanya dibuat dari batok kelapa dan saya buat sama persis dengan Vespa super tahun 1965 milik saya," ujar pria yang gemar membuat Tapel ini.

Menurutnya, banyak respon positif pada hasil karyanya tersebut yang di mana banyak yang kagum dan memuji kedetailan dari bonsai kelapa bentuk Vespa tersebut.

"Dari tulisan, bentuk stater sampai rem memang saya buat detail. Ada juga yang nawar bonsai ini tapi tidak saya jual," ungkapnya ketika ditemui dalam Pameran Bonsai Kelapa di Kebon Vintage Car Bali Museum & Resto yang beralamat di Jalan Tegal Harum No 13, Denpasar, Sabtu (2/7/2022).



Putu Darmawan menuturkan ke depannya ia akan kembali membuat bonsai kelapa dengan bentuk Vespa. Sementara itu, Penyelenggara Pameran Bonsai Kelapa, I Nyoman Edi Wisnaya (43) menjelaskan total sebanyak 140 bonsai kelapa yang dipamerkan selama dua hari pelaksanaan, yakni Sabtu (2/7/2022)-Minggu (3/7/2022).

"Ada kategori unik, kreasi, minion, dan cabang. Dan untuk peserta sebanyak 45 orang. Ada yang dari Bali, Lumajang, Gresik, Malang, dan Surabaya," katanya.

Terkait harga bonsai kelapa yang tengah dipamerkan saat ini dibandrol dari harga Rp 500 ribu hingga puluhan juta. Dirinya memandang untuk saat ini tren bonsai kelapa terbilang lesu dan salah satunya dipengaruhi oleh pandemi COVID-19 yang mana membuat perekonomian masyarakat turun.

"Dari pameran ini kami berharap penggemar bonsai bisa bangkit lagi dan semakin menggeliat," harapnya.




Simak Video "Tips Membuat Bonsai yang Ramah di Kantong"
[Gambas:Video 20detik]
(nor/nor)