detikTravelSabtu, 15 Mei 2021 21:43 WIB
Buntut Perahu Wisata Terbalik, Waduk Kedungombo Boyolali Ditutup
Buntu insiden terbaliknya perahu, tempat wisata air di Waduk Kedungombo (WKO) Boyolali ditutup sementara.
detikTravelSabtu, 15 Mei 2021 21:43 WIB
Buntu insiden terbaliknya perahu, tempat wisata air di Waduk Kedungombo (WKO) Boyolali ditutup sementara.
detikNewsSabtu, 15 Mei 2021 19:51 WIB
Hingga sekitar pukul 18.45 WIB, sebanyak 6 orang dari 9 korban tenggelam akibat perahu terbalik di Waduk Kedungombo telah ditemukan dalam kondisi tewas.
detikNewsSabtu, 15 Mei 2021 18:40 WIB
Perahu wisata di Waduk Kedungombo (WKO) yang 20 orang terbalik. Perahu hilang keseimbangan diduga setelah para penumpang menumpuk di ujung untuk foto selfie.
detikNewsSabtu, 15 Mei 2021 15:09 WIB
"Informasi yang kami terima ada sekitar 20 orang, 11 orang sudah berhasil dievakuasi dan 9 masih dicari," Kepala Kalakhar BPBD Boyolali, Bambang Sinungharjo.
detikNewsJumat, 19 Mar 2021 16:51 WIB
Warga Sragen, menangkap ular piton dengan panjang sekitar 6 meter. Ular piton itu ditemukan warga yang mencari bambu di pinggir Waduk Kedungombo.
detikNewsSenin, 14 Okt 2019 18:25 WIB
Berdasarkan kesepakatan, BBWS Pemali Juana menyatakan pengaliran air irigasi waduk Kedungombo baru akan dibuka 1 November 2019. Bukan pada 15 Oktober 2019.
detikNewsSenin, 14 Okt 2019 13:17 WIB
Setelah lebih dari dua bulan ditutup, pintu air Waduk Kedungombo akan dibuka besok. Hal ini akan mengakhiri penantian panjang petani di sejumlah daerah.
detikNewsSelasa, 02 Jul 2019 15:50 WIB
Petani karamba di Waduk Kedungombo (WKO) Kecamatan Kemusu, Boyolali kini masih siaga mengantisipasi agar kematian ikan secara mendadak tak terjadi lagi.
detikNewsSelasa, 02 Jul 2019 08:26 WIB
Puluhan ton ikan milik petani karamba Waduk Kedungombo (WKO) di Kabupaten Sragen dan Boyolali mati mendadak. Kejadian ini merugikan hingga ratusan juta rupiah.
detikNewsSenin, 01 Jul 2019 18:41 WIB
Ribuan ikan mati mendadak di Waduk Kedungombo. Hal itu akibat peruahan suhu air di musim kemarau. Petani ikan di Sragen terancam rugi ratusan juta rupiah.