detikNewsSenin, 13 Sep 2021 14:16 WIB
Duh... Kali Bekasi Berbusa
Pencemaran terjadi di Kali Bekasi yang berada di Jalan Pangkalan 1, Bantargebang, Senin (13/9). Aliran sungai itu dipenuhi oleh limbah berbusa.
detikNewsSenin, 13 Sep 2021 14:16 WIB
Pencemaran terjadi di Kali Bekasi yang berada di Jalan Pangkalan 1, Bantargebang, Senin (13/9). Aliran sungai itu dipenuhi oleh limbah berbusa.
detikNewsKamis, 09 Sep 2021 18:08 WIB
"Mudah-mudahan ada hujan turun untuk mengurai warna air. Ketar-ketir juga kita ini," ujar Dirut PDAM Blora, Yan Rian Pramono, terkait kondisi air Bengawan Solo.
detikNewsRabu, 08 Sep 2021 10:48 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengirimkan tim terkait pencemaran Bengawan Solo akibat industri rumahan ciu. Dia akan memastikan siapa penyebab pencemaran itu.
detikNewsSelasa, 07 Sep 2021 11:35 WIB
Kali Cilemahabang di Desa Sukaraya, Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jabar, tercemar limbah. Meski tercemar, aliran air masih dimanfaatkan untuk mencuci.
detikNewsSenin, 15 Mar 2021 15:26 WIB
Petugas gabungan menutup saluran limbah pabrik kertas dan sumpit di Bondowoso. Penutupan dilakukan usai beberapa kali diperingatkan soal pencemaran lingkungan.
detikNewsSenin, 01 Mar 2021 18:25 WIB
Ribuan ikan berbagai jenis di saluran Sungai Sengkarang, Kabupaten Pekalongan mati mendadak. Ada apa?
detikNewsMinggu, 31 Jan 2021 07:49 WIB
Warga Kecamatan Kedamean dan Driyorejo, Gresik mengeluhkan aroma tidak sedap diduga dari pabrik pengolahan oli. Warga tidak nyaman dengan pencemaran udara itu.
detikNewsRabu, 27 Jan 2021 13:00 WIB
Warga Bondowoso mengeluhkan limbah pabrik pembuatan sumpit. Selain bau menyengat, juga mencemari sumur warga. Polisi dan dinas terkait mengambil sample limbah.
detikNewsRabu, 27 Jan 2021 09:32 WIB
Warga Bondowoso mengeluhkan limbah yang dikeluarkan pabrik pembuatan sumpit. Sebab selain berbau menyengat, juga mencemari sumur warga Desa Pekauman, Grujugan.
detikNewsSelasa, 10 Nov 2020 11:23 WIB
Direktur PDAM Mual Natio Taput mengatakan ada dugaan pencemaran sumber air Sungai Aek Nalas. Hal itu, katanya, mengancam sekitar 30 ribu jiwa warga.