Mahasiswa demo di DPRD Majalengka, kritik ketidakhadiran anggota dewan saat aspirasi. Mereka minta evaluasi program pemerintah dan tanggung jawab wakil rakyat.
Aktivis KontraS Andrie Yunus, korban penyiraman air keras menulis surat. Dia tak percaya kasus penyiraman air keras diproses melalui peradilan militer.