
Kelompok Ali Kalora Sisa 11 Orang, Punya 2 Senjata Api
Satgas Tinombala yang merupakan gabungan TNI-Polri masih memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Sulawesi Tengah (Sulteng).
Satgas Tinombala yang merupakan gabungan TNI-Polri masih memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora di Sulawesi Tengah (Sulteng).
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli bercerita soal kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) sempat yang ingin membuat kamp teroris di Aceh. Namun keinginan MIT gagal.
Pembantaian sadis terhadap sekeluarga di Kabupaten Sigi, Sulteng oleh kelompok MIT pimpinan Ali Kalora meninggalkan duka bagi keluarga korban yang selamat.
Presiden Jokowi mengutuk keras peristiwa pembunuhan sadis di Sigi yang dilakukan kelompok MIT. Jokowi menegaskan tak ada tempat di Indonesia untuk pelaku teror.
Pascaperistiwa pembunuhan sadis di Sigi, 49 keluarga mengungsi. Aparat gabungan dikerahkan untuk menjaga lokasi pengungsian.
Nama pemimpin Mujahidin Indonesia Timur Ali Kalora tengah menjadi pembicaraan. Ia dituding melakukan pembunuhan di Sigi Sulawesi Tengah. Seperti apa sosoknya?
Menko Polhukam Mahfud Md mengucapkan duka mendalam terhadap kejadian berdarah di Sigi. Pemerintah telah menemui keluarga korban untuk melakukan trauma healing.
Pemerintah dengan tegas menyebut kejadian teror di Sigi, Sulawesi Tengah, bukanlah perang suku maupun agama, melainkan kejahatan dengan tujuan memecah bangsa.
TNI akan dilibatkan mengejar pelaku teror yang dilakukan MIT. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan mengirim pasukan khusus untuk memburu MIT sampai dapat.
Rektor IAIN Palu, Prof Sagaf S Pettalongi meminta semua pihak secara khusus Sulawesi Tengah (Sulteng), untuk tidak memberikan ruang kepada kelompok MIT.