detikHealthSelasa, 03 Nov 2020 10:17 WIB
Video: Alasan Dirjen WHO Tidak Dites COVID-19
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, tidak melakukan tes COVID-19. Pakar darurat kesehatan WHO, Mike Ryan pun menjelaskan alasannya.
detikHealthSelasa, 03 Nov 2020 10:17 WIB
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, tidak melakukan tes COVID-19. Pakar darurat kesehatan WHO, Mike Ryan pun menjelaskan alasannya.
detikHealthSenin, 02 Nov 2020 09:08 WIB
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberikan pernyataan lewat Twitter. Bahwa saat ini dirinya tengah melakukan karantina mandiri.
detikHealthMinggu, 01 Nov 2020 19:57 WIB
WHO menyoroti efek jangka panjang pada pasien terinfeksi virus Corona COVID-19. Dirjen WHO Tedros Adhanom menyebut kasus ini ditemukan di semua umur.
detikNewsJumat, 16 Okt 2020 23:44 WIB
Dalam pertemuan, Retno mengaku juga membahas soal vaksin Corona (COVID-19) yang dikembangkan para ahli di Indonesia dan diberi nama Vaksin Merah Putih.
detikHealthRabu, 14 Okt 2020 11:54 WIB
Dirjen WHO Tedros Adhanom menyoroti konsep 'herd immunity' COVID-19 yang banyak digalakkan saat kasus Corona dunia terus meningkat. Apa katanya?
detikHealthSabtu, 26 Sep 2020 20:00 WIB
Dirjen WHO mengatakan bahwa 70% kematian akibat Corona berasal dari 10 negara. WHO menegaskan negara-negara tersebut untuk serius pangkas jumlah kasus Covid-19.
detikHealthSelasa, 22 Sep 2020 18:47 WIB
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut organisasinya menargetkan dua miliar vaksin tersedia di akhir 2021. Sudah sejauh apa persiapan vaksin COVID-19?
detikHealthJumat, 18 Sep 2020 19:27 WIB
Dirjen WHO menyoroti peran tenaga medis di masa pandemi COVID-19. Tak hanya soal risiko tinggi terinfeksi SARS-CoV-2, tapi juga 'serangan' secara mental.
detikNewsSabtu, 05 Sep 2020 11:46 WIB
WHO memberikan reaksi dan tanggapannya terkait gerakan anti vaksin yang muncul di tengah pandemi COVID-19. Berikut pernyataan Dirjen WHO Tedros Adhanom.
detikHealthJumat, 28 Agu 2020 20:24 WIB
Banyak negara mulai membuka aktivitas publik. WHO menyebut keputusan ini menimbulkan munculnya klaster baru. Dirjen WHO pun memberikan pesan terkait hal ini.