detikFinanceRabu, 18 Des 2019 23:00 WIB
20.000 Ton Beras Bulog Terancam Busuk Dilelang
Perum Bulog resmi melelang 20.000 ton berasnya yang turun mutu dan terancam busuk karena sudah disimpan lebih dari empat bulan.
detikFinanceRabu, 18 Des 2019 23:00 WIB
Perum Bulog resmi melelang 20.000 ton berasnya yang turun mutu dan terancam busuk karena sudah disimpan lebih dari empat bulan.
detikFinanceSelasa, 03 Des 2019 09:51 WIB
Dalam melaksanakan lelang tersebut Buwas akan menunggu kepastian bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati siap mengganti selisih penjualan.
detikFinanceSelasa, 03 Des 2019 09:15 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menegaskan bahwa 20.000 ton beras yang turun mutu atau terancam busuk tak dibuang begitu saja.
detikFinanceKamis, 21 Nov 2019 20:30 WIB
"Segmen PSO terus menunjukkan penurunan pendapatan sampai triwulan III 2019. Segmen PSO mengalami rugi sebesar Rp 955 miliar," ujar Buwas
detikFinanceKamis, 21 Nov 2019 17:48 WIB
Target serapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari petani dalam negeri tahun 2020 hanya sebesar 1,6 juta ton. Target ini turun dibanding tahun ini.
detikFinanceKamis, 21 Nov 2019 16:41 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) meminta agar pemerintah memberikan modal Rp 20 triliun untuk pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP).
detikFinanceKamis, 21 Nov 2019 14:35 WIB
Hingga akhir tahun 2019 Perum Bulog memiliki tugas untuk menyerap beras petani rakyat sebanyak 1,8 juta ton. Namun saat ini serapannya baru 63,6%
detikFinanceKamis, 21 Nov 2019 12:02 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) memperkenalkan tim barunya di hadapan Komisi IV DPR RI dalam rapat dengar pendapat (RDP) siang ini.
detikFinanceKamis, 21 Nov 2019 11:07 WIB
Komisi IV DPR RI siang ini menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Perum Bulog untuk membahas pasokan cadangan beras pemerintah dan beras sejahtera.
detikFinanceSabtu, 02 Nov 2019 11:30 WIB
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) gelisah soal pengadaan Cadangan Beras Pemerintah. Dia buka-bukaan soal kondisi perusahaan pelat merah tersebut.