Gedung London Sumatera, Bangunan dengan Lift Pertama di Medan

Dwi Puspa Handayani Berutu - detikSumut
Kamis, 14 Mei 2026 04:00 WIB
Foto: Lift di Gedung London Sumatera (Istimewa)
Medan -

Pernahkah detikers menjelajahi kawasan Kesawan, Kota Medan? Jika pernah, detikers pastinya akan terpesona dengan sebuah gedung megah bercat putih, yang berada di persimpangan Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Bangunan berdesain Eropa klasik ini dikenal sebagai Gedung London Sumatera, atau sering disingkat Gedung Lonsum.

Dalam jurnal yang berjudul Analisis Karya Arsitektur Gedung London Sumatera Melalui Pendekatan Periode Sejarah, Gaya, Arsitektur, dan Karakteristik Bangunan Menggunakan Kode Semiotika oleh Angga Wiguna dan Dara Wisdianti, terungkap bahwa bangunan ini lebih dari sekadar batu bata tua.

Gedung Lonsum menjadi saksi bisu tentang kemakmuran ekonomi dan indikator modernitas Pulau Sumatera pada eranya. Yuk, mari kita telusuri alasan mengapa bangunan ini sangat istimewa dan masih berdiri tegak hingga saat ini!

Sejarah Gedung Lonsum

Pembangunan Gedung Lonsum rampung pada tahun 1906. Yang menarik, tahun tersebut bertepatan dengan kelahiran Ratu Juliana dari Belanda.

Gedung ini dirancang oleh David Harrison, pemilik perusahaan besar perkebunan Harrisons & Crosfield PLC (H&C) yang pusat operasinya berada di London, Inggris.

Sejarah panjang H&C bermula di Liverpool pada tahun 1844 yang dimulai oleh Daniel Harrison, Smith Harrison, dan Joseph Crosfield. Sebelum terjun ke industri karet dan kelapa sawit di Sumatera, mereka sudah menjadi pemain utama sebagai importer teh dan kopi.

Bangunan ini pun pernah disebut Gedung Juliana sebagai bentuk penghormatan kepada putri kerajaan Belanda tersebut.



Simak Video "Menggali Olahan Durian di Durian House Medan"

(mjy/mjy)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork