Timnas Senegal memecat Pape Thiaw dari kursi pelatih setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026. Senegal kini akan mencari pelatih baru.
Melansir detikSport, Senegal terhenti langkahnya di Babak 32 Besar setelah kalah 2-3 dari Belgia. Padahal Senegal memimpin 2-0 hingga menit ke-86, sebelum akhirnya takluk di menit akhir babak perpanjangan waktu.
Ini menegaskan performa buruk Senegal di Piala Dunia kali ini karena mereka hanya lolos ke fase gugur sebagai salah satu dari delapan peringkat ketiga terbaik. Mereka lolos di matchday terakhir usai menang 5-0 atas Irak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kata Pelatih Swiss Usai Dikalahkan Argentina |
Federasi Sepakbola Senegal (FSF) lantas melakukan evaluasi selama sepekan terakhir dan memutuskan untuk memecat Thiaw.
"Setelah melakukan evaluasi atas hasil dan juga prospek timnas ke depannya, maka Komite Eksekutir memutuskan langkah ini (pemecatan Thiaw) sebagai yang terbaik untuk sepakbola Portugal," ujar pernyataan resmi FSF.
Dengan demikian, berakhir sudah dua tahun masa kerja Thiaw yang penuh drama. Thiaw disorot tajam ketika meminta timnya walkout di final Piala Afrika 2025 Januari lalu.
Thiaw memprotes keputusan wasit yang memberikan penalti yang gagal dieksekusi pemain Maroko Brahim Diaz. Senegal yang akhirnya jadi juara malah kehilangan trofi karena gelarnya dibatalkan Komite Banding CAF dua bulan kemudian.
Di tengah upaya banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), Thiaw dihadapkan dengan masalah kontraknya yang habis Februari lalu, dan belum diperpanjang sampai Senegal tampil di Piala Dunia.
Situasi itu sempat menghambat perjalanan tim ke Amerika Serikat. Apalagi Senegal juga diganggu isu visa dan pembayaran bonus kepada pemain oleh federasi.
Kabarnya Presiden FSF Abdoulaye Fall akan menjelaskan kepada media terkait keputusan memecat Thiaw, Senin (13/6) waktu setempat.
Thiaw punya 19 kemenangan dari 29 laga bersama Senegal dengan rasio 65,52 persen.
