Prancis mengalahkan Paraguay 1-0 secara susah payah di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pelatih Didier Deschamps mengaku sedari awal sudah yakin timnya mampu mengalahkan Paraguay.
Paraguay menjadi kuda hitam yang patus diwaspadai, apalagi setelah mampu mengalahkan Jerman di babak 32 besar. Namun, Prancis berhasil menang berkat gol tunggal Kylian Mbappe
Prancis sempat kesulitan membongkar pertahanan Paraguay. Ousmane Dembele dkk. bahkan sama sekali tidak mencatatkan tembakan ke arah gawang selama babak pertama.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-70 setelah Mbappe sukses mengeksekusi penalti. Wasit menunjuk titik putih usai Desire Doue, yang belum lama dimasukkan, dilanggar oleh Diego Gomez.
Sampai akhirnya Mbappe mencetak gol, Prancis bisa saja bernasib seperti Jerman yang disingkirkan Paraguay lewat adu penalti di babak 32 besar. Jika itu terjadi, maka era Deschamps di timnas Prancis juga akan selesai.
Namun, Deschamps mengaku sama sekali tidak pernah memikirkan hal tersebut. Pelatih berusia 57 tahun itu hanya fokus agar Prancis bisa menang.
"Terus terang saja. Saya tidak pernah memikirkan itu. Satu-satunya perasaan yang saya punya adalah melakukan segalanya untuk tim agar bekerja dengan cara terbaik," ujar Deschamps seperti dilansir Reuters.
"Pertandingan terakhir bisa saja empat tahun lalu atau delapan tahun lalu. Mereka bisa saja bilang kepada saya untuk pulang. Seperti itu."
"Saya punya filosofi yang positif. Bersama staf saya, kami akan melakukan segalanya untuk menang. Tapi kami tahu ini adalah sepakbola. Kadang Anda kalah. Tapi jika Anda memberikan yang terbaik, maka pikiran Anda akan baik-baik saja," katanya.
Simak Video "Video Brasil Hajar Skotlandia 3-0, Vinicius Brace"
(astj/astj)